Memasak sagu mutiara by Uci Nurdianah

0
185
Memasak sagu mutiara by Uci Nurdianah

#tipsdantrik
#reseplangsungenak

Memasak sagu mutiara memang gampang-gampang susah ya . Tapi kalau kita sudah sering masak, maka sedikit banyak tahu kendala nya. Saya share cara membuat dan trik nya ya..

Bubur Sagu Mutiara:
Bahan:
– 150 gram sagu mutiara ( cap k#c#n#)
-1200 ml air
– 75 gram gula pasir
– 1 bh daun pandan

Cara Membuat :
– Rebus air dan daun pandan hingga mendidih. Pakai api sedang. Masukkan sagu mutiara. Masak selama 5 menit. Matikan api. Biarkan selama 30 menit. Jangan buka tutup.
Setelah 30 menit, buka tutup panci, aduk-aduk. Nyalahkan api lagi, pakai api kecil..masukkan gula pasir, aduk rata. Biarkan sampai mendidih, gula tercampur dan larut, sagu mutiara mengembang sempurna. Matikan api. Selesai

Tips :
– Sagu mutiara saya pakai cap k#c#n#. Biasanya ada di daerah jawa timur. Tapi sekarang onlinepun banyak. Sagu mutiara cap k#c#n#, teksturnya lebih bagus untuk dijadikan bubur, warna nya merah alami, tanpa kita perlu menambahkan pewarna.
Kemudian ketika bubur matang dan dingin, tekstur nya akan lengket, padat dan tidak ambyar.
-Cara membuat Bubur Sagu Mutiara ini pakai metode 5.30.7 ya. Berdasarkan pengalaman, jika memasak sedikit ( 1 resep ), gunakan api sedang saja..karena kalau api terlalu besar, air nya cepat habis / berkurang banyak dan itu menghambat proses pemekaran/mengembang nya si sagu mutiara. Dan kadang kala api kompor tiap merk kompor juga beda-beda khan . Jadi lebih aman pakai api sedang saja. Juga untuk menghindari kalau gosong karena api kebesaran dan air habis.
-Tapi jika memasak banyak..katakanlah 2 resep atau bahkan sampai 6 resep…kita bisa gunakan api lebih besar lagi, karena volume air yang kita gunakan pasti nya lebih banyak khan, jadi butuh pemanasan yang lebih tiinggi lagi. Dan disini jika semakin banyak yang kita masak…saya tidak memakai patokan waktu metode 5.30.7. Tapi waktu nya saya tambah..kira kira 10.40.10 atau 15.60.15. Tetap metode didihkan, matikan dan tutup, nyalahkan lagi. Cuma waktu nya saja yang saya tambahi. Jadi tetap hemat gas dan waktu. Kita bisa mengerjakan pekerjaan yang lain.
-Penambahan gula pasir setelah proses pendiaman, dilakukan ketika sagu mutiara sudah mengembang ..katakanlah 80%. sudah bisa kita masukkan gula nya..dengan catatan: sagu mutiara ukurannya sudah mengembang gede merah dan warna putih di tengah nya tinggal sedikit . 1 butir sagu mutiara warna putih nya cuma sedikit tidak sampai separuh butir nya. Dan secara keseluruhan sagu mutiara banyak yang merah mekar ( tidak ada bintik putih ) . Nah ini gula pasir sudah bisa di tambahkan ya. Aduk aduk pakai api kecil. Jangan ditutup biar tidak gosong..karena air tinggal sedikit. Setelah mendidih dan gula.larut, matikan api. Nah disini sagu mutiara sudah mengembang sempurna
-Tanda sagu mutiara mengembang sempurna : warna merah semua ( tidak ada satupun yang ada bintik putih nya ) . Tapi jika ada sagu mutiara yang memang warna putih ( kadang ada satu dua ). Maka warna nya ketika mengembang sempurna ya putih semua
– Nah ini dia…kadang ada yang sampai akhir memasak, gula pasir sudah dituang, tapi kok air nya sudah habis tapi sagu mutiara belum mekar sempurna. Ukuran nya juga masih belum gede dan masih banyak putih nya. Gimana nih? Gagal dong…Tenang…jangan dibuang…sayang khan sama gas dan beli bahan-bahan nya. Hehe
Masih bisa diselamatkan ya, cara nya:
Masak air hingga mendidih, seberapa banyak? Banyak nya kira-kira bisa merendam sagu mutiara nya ( cukup sampai terendam saja ) . Setelah air mendidih, harus mendidih ya..betul-betul mendidih..lalu tuang air sedikit demi sedikit ke dalam sagu mutiara sambil sagu mutiara nya di aduk-aduk. Cukup sampai terendam saja. Lalu nyalahkan api sedang. Masak kembali sampai sagu mutiara mengembang sempurna. Taraa jadi deh…Matikan api, aduk rata.
– Tapi jika sagu mutiara banyak yang masih ada bintik putih nya , malah belum ada yang mekar…air mendidih nya bisa ditambah ya.
– Berdasarkan pengalaman, sagu mutiara merk k#c#n# ini walaupun pas matang katakan kok tidak padat, masih ada air sedikit..tenang khan masih panas ya..tapi ketika dingin, tekstur nya akan lengket, mengental dan padat kok. Malah bagus banget kalau buat bubur. Beda kalau sama yang sagu mutiara curah, ketika dingin ambyar, warna kurang bagus dan bau nya kurang fresh.

Semoga bisa dimengerti ya bunda penjelasannya. Selamat mencoba dan semoga berhasil. Salam Nge bubur.

https://web.facebook.com/groups/langsungenak/permalink/3206297852802870/

simak aneka tips dan trik kami yang lain di sini

4/5 (1 Review)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here