Ketupat Presto by Wahyu Nursanti Suratman

0
184
Ketupat Presto by Wahyu Nursanti Suratman
#reseplangsungenak
#tipsdantrik
Ketupat Presto
Babeh kangen kupat tahu ala Magelang.
Kakak adik kangen lontong opor ayam kampung.
Bikin yang mana dulu?
Biar adil, kupat tahu untuk berbuka puasa, dan opor untuk sahur. Ok?
Sekarang, membahas ketupat dulu.
Di dekat kediamanku ada beberapa pondok pesantren. Biasanya, ketupat sayur atau nasi kebuli (dikirim oleh donatur) disajikan pada saat berbuka puasa bersama di masjid-masjid, dengan kegiatan mengkhatamkan Al-Qur’an (biasanya di hari ke-15). Istilahnya, ngaji turutan (mengaji Al-Qur’an bergilir, dan saling menyimak).
Bertepatan dengan hari ke-15 puasa Ramadhan, di pasar marak terlihat penjual menjajakan selongsong ketupat berbagai ukuran.
Seikat berisi 10 selongsong, ditawarkan seharga 5 ribu rupiah. Tak ada salahnya mencoba membuat ketupat sendiri. Toh, mudah dan cepat, dengan menggunakan panci presto. Hemat tenaga, hemat gas, efisien waktu, dan hasilnya memuaskan.
Merebus di panci presto, tak selama merebus di panci nonpresto. Praktis, tak perlu khawatir gosong karena air rebusannya tetap banyak.
Jika di panci nonpresto, butuh waktu lebih dari 1 jam merebus, kemudian masih harus menambah air panas lagi saat air rebusan ketupat menyusut. Intinya, masih harus ditengok-tengok.
• Bahan :
20 selongsong ketupat
1 kg beras (atau lebih tergantung besarnya selongsong), dicuci, rendam 1 jam
1 liter air (atau asal ketupatnya terendam air)
Aku membuat ketupat tanpa air bening kapur sirih, agar hasilnya tak keras.
• Cara :
Siapkan panci presto. Isi dengan air.
Isi selongsong ketupat dengan beras setengahnya (atau 3/4-nya, tergantung jenis berasnya). Saat mengisi, beras ditekan/padatkan.
Harus pas, jangan kurang (menjadi kelembekan), atau kelebihan (terlalu padat, matang tak rata).
Masukkan ketupat ke panci presto, tuang air. Posisi ketupat terendam air.
Hidupkan kompor, api sedang. Didihkan hingga terdengar bunyi desis dari panci presto (kurang lebih 15 menit sejak kompor dinyalakan).
Kecilkan apinya, rebus ketupat selama 30 menit. Matikan api. Biarkan ketupat dalam panci presto, sampai tutup panci bisa dibuka. Selama tutup panci belum bisa dibuka, proses memasak masih terus berlangsung, sehingga membuat tanak ketupatnya.
Saat tutupnya sudah dapat dibuka (biasanya setelah 30 menit dari api dimatikan), segera ambil ketupatnya, lalu tiriskan/digantung.
Selesai. Insya Allah, ketupat pulen, lembut, padat tapi tak keras (membal) siap dihidangkan sebagai penyempurna sajian istimewa.
Tahan hingga 3 hari atau lebih. Dihangatkan dengan cara dikukus atau direbus kembali.
Masya Allah, tabarakallahu.
Alhamdulillahi Rabbil ‘alamiin.
with love,
Sasa Suratman
2020
IG : @sasa_suratman

https://www.facebook.com/groups/langsungenak/permalink/3142896939142962/

baca juga resep ketupat kami yang lain di sini

4/5 (1 Review)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here