#reseplangsungenak

Choex (baca : Soes)
Bahan :

a. Choux (baca : soes)

40 ml air
30 ml fresh milk/susu cair uht full cream (atau air biasa)
50 gr butter/margarine
60 gr tepung terigu protein tinggi/sedang
2 butir telur
1 gr garam
1/2 sdt gula (jika mau, tapi aku tak pakai)

Cara :

  1. Siapkan panci. Tuang air, susu, gula. Aduk (tanpa api), lalu hidupkan kompor, api kecil.
  2. Masukkan butter dan garam. Aduk hingga butter meleleh sepenuhnya, lalu besarkan api, dan didihkan.
  3. Matikan api, lalu segera tuang tepung sekaligus. Aduk rata.
  4. Hidupkan api kecil, panaskan kembali adonan selama 3 menit sambil diaduk hingga adonan mengkilat dan tak lengket di dasar panci.
  5. Matikan api. Biarkan uap panasnya hilang dan adonan menjadi dingin/turun suhunya, setidaknya biarkan menguap selama 10 menit.
  6. Setelah adonan dingin, masukkan telur satu per satu, dan aduk rata. Dapat diaduk menggunakan spatula maupun mixer.

Tips :

  • Ukuran telur berbeda-beda, ada yang kecil/sedang/besar. Telur dimasukkan satu per satu. Takaran telur bisa dikurangi, atau ditambah, untuk memastikan agar adonan tak terlalu lembek.
  • Jumlah telur yang digunakan tergantung pada kelembaban adonan. Adonan yang tepat adalah jika diangkat dengan sendok lalu sendok dibalik, adonannya tak runtuh/meleleh.
  • Masukkan adonan ke piping bag (plastik segitiga) dengan nozzle/spluit bundar. Semprotkan adonan ke loyang yang telah dioles tipis margarin. Boleh dialasi baking paper agar bagian bawah choux tak mudah gosong.
  • Siapkan oven. Panaskan oven sebelum digunakan untuk memanggang, pada suhu 180°C, api bawah, selama 15 menit, agar suhunya stabil terlebih dahulu sehingga choux yang dipanggang nanti dapat mengembang sempurna dan tak mengempis/bantat.
  • Masukkan choux ke oven. Panggang pada suhu 180°C, api bawah selama 25 menit, kemudian ditambah 5 menit, api atas saja, atau diturunkan suhunya menjadi 160°C, api atas bawah selama 10 menit.
  • Choux harus mengembang (mumbul)/terangkat dengan baik, berwarna cokelat keemasan, berongga di dalamnya, kering, dan renyah.

b. Vla

Bahan Vla :

  • 1 butir telur utuh
  • 2 butir kuning telur
  • 113 gr gula pasir (gula dibagi 2 bagian)
  • 32 gr tepung maizena
  • 3 gr garam
  • 500 ml susu cair uht full cream
  • 1/4 sdt vanilla extract (atau pasta vanila)
  • 40 gr butter

Cara :

  1. Siapkan wadah. Tuang telur dan separuh gula, lalu mix (mixer) hingga mengembang dan gula larut. Tambahkan tepung maizena, mix hingga rata. Sisihkan.
  2. Siapkan panci. Tuang susu, separuh gula, garam, dan vanila. Masak dengan api kecil sambil diaduk hingga pinggir susu berbuih kecil tapi tak sampai mendidih. Sekedar panas.
  3. Matikan api. Biarkan uap panasnya hilang dan suhu menghangat, lalu tuang susu sedikit demi sedikit ke kuning telur, agar kuning telur tak menggumpal.
  4. Masak kembali campuran susu dan telur hingga mendidih, meletup dan mengental. Matikan api.
  5. Tambahkan butter. Aduk hingga butter meleleh dan tercampur rata menjadi vla.
  6. Tutup permukaan vla dengan plastik wrap agar tak kering/berkulit. Simpan di kulkas agar tak mudah basi.
  7. Setelah uap panasnya hilang, vla siap digunakan sebagai filling (isian choux).

Jika menginginkan filling yang lumer maka vla dapat diberi whipping cream.

Bahan :
200 gr whipping cream powder
400 ml air es (dari kulkas)

Cara :
Campur whipping cream powder dan air, lalu dimix (mixer) dengan kecepatan tinggi selama 4 menit. Jadilah whipping cream yang putih dan lembut.
Campurkan vla dan whipping cream, aduk dengan spatula hingga menjadi adonan lembut menyerupai ice cream. Masukkan ke piping bag, lalu diikat. Simpan di kulkas agar teksturnya lebih padat dan dingin.

Choux disajikan dengan cream dingin, dan segera disantap, karena ia lebih enak dimakan dalam keadaan dingin.
with love,
Sasa Suratman
2021
IG : @sasa_suratman

https://www.facebook.com/groups/langsungenak/permalink/3834221353343847/

baca juga resep kue sus kami yang lain di sini

4/5 (1 Review)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here