Kunci Sukses Membuat Kue Kering By Herlina Pradjadinata

0
268

Mengingatkan kembali..

Silahkan di share bunda-bunda

Semoga bermanfaat.

Loading...

Kunci Sukses Membuat Kue Kering :

* Selalu gunakan tepung terigu berprotein rendah atau sedang. Di pasaran dijual dengan merek Kunci atau segitiga biru

* Tambahkan tepung meizena 20% dari berat total tepung dalam resep. Tujuannya agar kue menjadi lebih renyah. Kerenyahan kue kering juga bisa diperoleh dengan menyangrai dahulu tepung terigu sebelum digunakan dalam adonan

* Tambahkan 1 sendok makan susu bubuk dalam tiap 500 gram tepung terigu, untuk menghasilkan kue yang lebih gurih Sebaiknya gunakan campuran margarin dengan mentega agar diperoleh rasa yang lezat dan aroma kue menjadi harum.

* Agar tetap ekonomis, ganti 25% total jumlah margarin dengan mentega

* Jangan mengocok margarin terlalu lama. Adonan akan lembek sehingga sulit dicetak. Pengocokan dilakukan hanya asal semua bahan tercampur rata

* Pakailah telur yang masih baru untuk menjaga kualitas kue yang dihasilkan. Jika terpaksa menggunakan telur yang di simpan dalam lemari es, sebaiknya diamkan dahulu telur hingga mencapai suhu ruangan

* Cobalah mengganti kuning telur mentah dengan kuning telur kukus yang dihaluskan, jumlah pemakaiannya sama. trik ini akan menghasilkan kue kering renyah dan tidak melebar saat dioven.

* Jangan mengaduk adonan dengan tangan terlalu lama. Panas tangan akan menyebabkan lemak dalam adonan melelh sehingga kue kering menjadi tidak renyah

* Jangan mencampurkan tepung terigu sekaligus karena akan membuat adonan cepat kering sehingga akan patah saat dibentuk dan kue tidak renyah – Jika komposisi tepung sudah sesuai dengan resep namun adonan masih terlalu lembek, jangan menambahkan tepung lagi karena adonan bisa menjadi keras. Bungkus saja adonan agak mengeras dan bisa dicetak

* Sebaiknya membuat adonan kue kering dilakukan satu resep demi satu resep. Karena jika langsung membuat beberapa resep sekaligus akan menjadikan adonan kering

* Jika terlanjur mengocok mentega, gula dan telur untuk beberapa resep, lakukan pencampuran tepung sedikit-sedikit lalu aduk rata. Bentuk/cetak sesuai selera, baru lakukan pencampuran terigu kembali. Begitu seterusnya hingga adonan habis

* Usahakan saat mencetak kue, ketebalannya sama. Agar saat pemanggangan bisa matang bersamaan Untuk memamnggang kue kering, gunakan loyang tipis setinggi 3-4 cm.

* Pemakaian loyang lebih tinggi menyebabkan kue kering mudah hangus sebelum waktu pemanggangan selesai Saat memanggang di atas loyang beri jarak antar kue. Tujuannya supaya ketika kue mengembang hasilnya tetap bagus dan tidak saling melekat.

* Panaskan oven 10 menit sebelum loyang dimasukkan. Usahakan nyala api tetap merata agar kue bisa matang sempurna Saat kue sudah berwarna keemasan dan kering tepinya, segera keluarkan dari oven. Saat masih panas, kue mungkin masih agak lunak di tengahnya, tapi ketika dingin kue akan mengeras sendiri.

Sebaiknya Anda Tahu :

* Kue kering terlalu keras Ini karena proses pengovenan terlalu lama dengan suhu oven terlalu rendah. Bisa pula karena komposisi yang digunakan kurang tepat. Rumus perbandingan bahan yaitu 3 : 2 : 1: 1/2, maksudnya jika digunakan 300 gram tepung terigu, margarin yang dibutuhkan adalah 200 gram, dengan jumlah pemakaian gula 100 gram, serta telur 50 gram.

* Kue Kering terlalu melebar Ini karena pengocokan gula dan margarin terlalu lama. Atau bisa juga karena pemakaian telur yang terlalu banyak.

* Bagian bawah kue kering berwarna cokelat, tetapi bagian tengah kue masih basah Biasanya terjadi kalau suhu oven terlalu panas atau jarak loyang ke sumber api terlalu dekat. Idealnya, memangang kue kering sebaiknya di rak tengaj oven

* Warna kue kering terlalu pucat Bisa jadi karena kue belum matang sempurna, namun sudah dikeluarkan dari oven. Tetapi bila sudah matang ternyata warna tetap pucat, biasanya karena pemakaian gula dalam adonan kurang.

* Kue Keing mudah hancur Disebabkan pemakaian margarin/mentega dalam adonan terlalu banyak. Untuk mengatasinya tambahkan sedikit putih telur saat pengocokkan margarin dan telur

* Kue kering berisi (nastar) merekah terbuka saat dipanggang Biasanya disebabkan oleh isi kue yang terlalu banyak, sehingga adonan kulit tidak mampu menutupi seluruh isi. Dapat pula disebabkan saat proses dibentuk adonan kurang rapat sehingga sambungan kue merekah dan terbuka saat di panggang

* Agar nastar awet, tidak mudah melempem atau jamuran, adonan selai harus benar-benar matang dan kering, tidak lembek dan berair. Jika lembek maka kandungan air gula akan membuat adonan kulitnya basah dan melempem serta mudah berjamur.
Tentu saja ini berkaitan dengan kualitas selai, seperti yang disebutkan di atas tadi.
Jadi kalau selai kering, tidak basah saat dipanggang juga tak akan gosong.
Gosong disebabkan karena air gula dalam selai terpanggang bersama kue.

* Kemungkinan lain, dengan tempat penyimpanan.
Sebelum memasukkan kue kering ke dalam toples pastikan dulu toples tersebut bersih dan kering. Kalau baru dicuci, lap dulu toples sampai benar-benar kering. Kemudian angin-anginkan beberapa saat atau jemur dibawah sinar matahari. Sebab, kue akan cepat melempem, bahkan juga jadi cepat berjamur, kalau disimpan dalam toples yang tingkat kelembabannya tinggi.

Nah itulah beberapa Tip dan trik Rahasia sukses membuat kue kering.

https://www.facebook.com/groups/langsungenak/permalink/1854315338001135/

#Langsungenak #ResepLangsungenak #KomunitasLangsungenak #FBGroupLangsungenak#LEKunci SuksesMembuatKueKering

0/5 (0 Reviews)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here