Berikut saya posting lagi table manner dari berbagai sumber, dan pengalaman pribadi.

Alhamdulillah saya pernah bekerja di perusahaan asing sehingga kami dalam sebualan atau dua bulan ada beberapa kali diajak bos “bule” untuk makan di restauran fine dining di kawasan Jakarta.

Salah satunya saya pernah makan di restauran di Menara BNI lantai 50 ya di tiang tertinggi yang seperti mata pulpen itu ada restauran, satu lantai di atas restauran Cilantro dulunya.

Selain di Menara BNI 46 saya juga pernah makan di Restauran Syailendra JW Marriot, Restauran Chinese Pearl di JW Marriot, di Restauran Satoo Hotel Shangrila, di Restauran Asia Hotel Mulia dan banyak lagi restauran fine dining lainnya di kawasan Kemang.

Jujur kalau pergi sendiri atau sama keluarga sepertinya saya ga akan kuat bayar, karena rata-rata sekali makan di sana harganya 500.000 – 1,5 juta per orang bahkan pas perpisahan bos besar pernah makan dengan harga 2,5 juta per orang.
Jadi kalau ada yang pernah posting bill restauran dengan harga fantastis itu wajar.

Pengalaman pertama saya makan di restaurant fine dining memang agak canggung tau untungnya dulu pas di Banda Aceh papa mama saya sering ajak saya makan di hotel atau mama menceritakan bagaimana tata cara makan di hotel.

Bagian awal dari makan ala fine dining adalah Appetizer atau makanan pembuka biasanya di sajikan soup dengan celupan roti perancis, atau pilihan aneka salad.
Oh iya, sebelumnya saya tambahkan bahwa makan fine dining kalau di luar negeri itu adalah makan untuk perjamuan bisnis atau bersosialisasi dengan sosialita atau makan dengan kolega mitra kerja atau dengan staff di sebuah perusahaan.
Jadi sebelum menghadiri acara makan kita sudah makan dulu di sore hari antara jam 5-6 sore atau sering di sebut Supper, kenapa? Karena makanan fine dining menunya biasanya dikit-dikit dan terkendala oleh norma-norma makan yang ga semua orang bisa menikmati, tapi untuk restauran di Indonesia biasanya porsi sudah di besarkan, jadi walaupun kita tidak melakukan supper di sore hari kita tetap bisa kenyang makannya.

Selanjutnya Main course atau makan hidangan utama, paling sering steak atau daging ayam atau apa saja yang mengenyangkan. Sebelum menghadiri acara fine dining sebaiknya kita sudah tau makanan apa yang akan kita santap agar kita bisa memilih cara masak steak yang sesuai dengan keinginan kita apakah rare, medium rare, medium, medium well atau well done kalau aq suka steak dengan cara masak medium rare, sudah mateng tapi masih ada juice dari daging dan lebih empuk ketimbak mateng well done.

Yang terakhir adalah Dessert atau hidangan penutup biasanya yang manis – manis seperti cake, atau youghurt buah atau es krim aneka rasa, di sela hidangan penutup waiter akan menawarkan berbagai aneka wine sebagai menyempurna acara makan ala fine dining. Pilihannya bisa wine buah atau cocktail buah leci dengan gin yang menyegarkan, bagi yang muslim bisa memilih lime jus dengan soda atau pilihan teh aneka rasa.

Demikian rasanya cara makan fine dining pengalaman saya. Ada macam-macam fine dining di dunia, ada ala Prancis, ala Chinese, ala Jepang bahkan ada juga ala Arab/Mesir. Semua ada tata krama yang berbeda-beda.

Berikut etika table manner yang saya ambil di web:

Etika Sopan Santun di Meja Makan
Jika mampu menunjukkan sopan santun di meja makan, sebenarnya secara tidak langsung menunjukkan kualitas pergaulan, intelektualitas dan etika pergaulan seseorang. Etika makan tidak dibentuk secara tiba-tiba. Kualitas etika makan harus dilakukan sejak usia anak dan remaja. Dengan kebiasaan sehari-hari dengan melakukan etika makan yang baik maka merupakan proses pembelajaran yang sangat baik. Bila etika makan dibentuk secara instan maka akan menghasilkan kualitas etika makan yang canggung dan tidak luwes. Bila seseorang diundang di sebuah restoran terkenal atau jamuan makan malam resmi dengan meja makan yang sudah di setting sedemikian rupa harus mengikuti aturan etika makan yang baik.

Aturan Dasar Etika Makan

Setiap negara memiliki aturan meja makan yang berbeda-beda. Namun, ada beberapa aturan dasar yang terdapat di setiap etika makan, yaitu :
– Makan dengan mulut yang tertutup saat mengunyah makanan.
– Berbicara dengan volume suara yang rendah.
– Tutupi mulut saat batuk atau bersin.
– Jangan menyandarkan punggung di sandaran kursi.
– Jangan menimbulkan suara saat mengunyah makanan.
– Jangan memainkan makanan dengan peralatan makan.
– Jangan mengejek atau memberitahu seseorang bahwa dia memiliki etika makan yang buruk.
– Jangan bersedekap di meja makan.
– Selalu meminta ijin ke empunya acara saat akan meninggalkan meja makan.
– Jangan menatap mata orang lain saat dia sedang makan.
– Jangan berbicara di telepon di meja makan. Meminta ijinlah saat Anda benar benar harus menjawab telepon, dan meminta maaflah saat kembali.
– Jangan menimbulkan suara saat memakan sup.
Letakkan garpu di sebelah kiri dan garpu disebelah kanan bersama-sama di arah jam 5 di atas piring dengan bagian pisau yang tajam menghadap ke dalam. Ini menandakan bahwa Anda telah selesai makan.
Lap yang disediakan di atas meja tidak boleh digunakan.
– Jangan menghilangkan ingus dengan lap tangan. Lap yang disiapkan untuk Anda hanya untuk membersihkan mulut bila kotor.
– Jangan mengambil makanan dari piring orang lain dan jangan memintanya juga.
– Telan semua makanan yang ada di mulut sebelum minum.
Jangan menggunakan tangan saat mengambil makanan yang tersisa di dalam mulut, gunakan tusuk gigi.
– Usahakan untuk mencicipi semua makanan yang disediakan.
– Tawarkan ke orang di sebelah Anda saat Anda akan menuangkan minuman ke gelas Anda.
– Sisakan makanan sedikit bila Anda tidak ingin atau tidak sanggup menghabiskan makanan.
– Tunggu ada aba-aba untuk mulai memakan makanan yang dihidangkan.
– Menambahkan bumbu setelah mencicipi makanan dianggap kasar dan menghina koki.
– Kecuali di restoran, jangan minta untuk menyingkirkan sisa makanan Anda kecuali acara makan sudah selesai dan jangan pernah melakukan bila diundang ke acara formal.
– Jangan lupakan satu hal yang umum. Jangan lupa untuk selalu mengatakan ‘tolong’ dan ‘terima kasih’ setiap kali Anda meminta bantuan.
Beberapa etika umum yang harus dilakukan adalah:
– Bila pelayan tidak memberikan Anda duduk, Duduk dan tariklah bangku dengan dua tangan.
– Bukalah serbet atau napkin dengan wajar taruh di pangkuan Anda.
– Jika sudah siap memesan menu, lihat daftar menu dengan wajar, jangan terlalu lama. Segera menunjuk menu yang Anda pilih. Setelah itu biasanya pelayan mempersilakan Anda mencicipi menu pembuka atau Appetizer.

Jamuan formal terdiri dari beberapa menu

Hidangan Pembuka (Appetizer).
Sebelum hidangan pembuka disajikan biasanya diatas meja disediakan roti sebagai panganan, Anda bisa makan roti ini dengan tangan. Hidangan pembuka biasanya juga terdiri dari dua macam, Hot Appetizer dan Cold Appetizer.
Hot Appetizer biasanya Sup. Aduklah sup itu perlahan, jangan dipangku ditangan Anda, biarkan tetap diatas meja. Jangan sekali-kali meniup sup. Gunakan sendok sup yang sudah disediakan, biasanya lebih kecil.
Cold Appetizer bisa berupa salad, ambil garpu di tangan kiri dan pisau di tangan kanan, sekali lagi pilihlah alat makan yang disediakan, biasanya lebih kecil dari alat makan hidangan utama. Janagn ragu-ragu mengelap mulut Anda bila ada sisa makanan disana. Jangan mengelap dengan satu tangan.

Hidangan Utama
Bila hidangan utama sudah tiba, jangan salah kalau Anda sedang diundang jamuan makan ala internasional, umumnya ada dua cara menyantap hidangan utama. Hidangan utama sering berupa daging, steik atau sea food. Bila menggunakan ala Amerika biasanya daging dipotong lebih dahulu baru disantap menggunakan sendok dengan tangan kanan. Cara Eropa lain lagi, biasanya langsung dipotong dengan pisau di tangan kanan lalau memakan dengan garpu di tangan kiri.

Hidangan Penutup (Dessert)
Puas menyantap hidangan utama, saatnya Anda menikmati hidangan penutup. Hidangan penutup umumnya berupa makanan atau minuman dingin, seperti cocktail, ice cream atau jus. Jangan makan hidangan penutup langsung setelah Anda menghabiskan makanan utama. Berilah waktu untuk perut Anda. Setelah dirasa cukup dan hidangan penutup sudah siap, amkaan Anda bisa menyantapnya.
Bila hidangan penutup Anda berupa minuman yang ada hiasan diatasnya. Makanlah hiasannya atau sisihkan terlebih dahulu. Baru minum isinya.

https://www.facebook.com/groups/langsungenak/permalink/922645614501450/

#Langsungenak #ResepLangsungenak #KomunitasLangsungenak #FBGroupLangsungenak

4/5 (1 Review)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here