Matahari pagi bahkan belum muncul, saat aku harus bergegas ke Jl Kalimantan – Singkawang, pusat keramaian acara Cap Go Meh. Keriuhan tetabuhan pengiring Ta Tung terdengar sayup ketika kaki mengiring langkah menuju ke sana.

Meski berjalan, mata belum melek. Nyawa belum terkumpul. Tapi kami, aku dan teman-teman blogger yang sengaja datang kemari untuk merasakan sendiri kemeriahan Cap Go Meh di Singkawang tak surut langkah. Terbersit pikiran, andai WARUNG KOPI NIKMAT yang terletak tak jauh dari pusat kegiatan sudah buka. Dan horaaayyy, betul pintunya sudah terbuka. Penghuninya sedang mengeluarkan motor. Eh, jualan tidak ya? Maklum, pengelola kedai kopi ini keturunan Tionghoa, yang mustinya terlibat dalam perayaan ini, dan sangat berhak untuk libur. Beruntung, saat kami tanya, kedai buka atau tidak, dia menjawab buka. Hadhuuh, bahagia sekali mendengarnya.

Jadilah. Kita menunggu mereka menata meja kursi, menyiapkan kue, dan tentu: kopi.

Tak lama kemudian bisa kuhirup aroma kopi yang tebal dan mengundang selera. Sepotong risoles dan bingka kentang menemaniku membuka hari. Aih, nikmatnya hidup.

Selamat pagi teman. Selamat Cap Go Meh untuk yang merayakannya. Hidup sangat Indah dalam keberagaman.. Doaku untuk kesejahteraan kita di masa mendatang.

baca juga olahan masakan khas kalimantan kami yang lain di sini

?#?pesonaSingkawang? ?#?IndonesiaTravel?

0/5 (0 Reviews)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here