Info Pangan by Endang Wahyuningsih

~~ INFO PANGAN I~~

Bunda-bunda cantik, saat ini banyak makanan yang dijual di sekolah, tanpa melalui uji keamanan pangan yang layak.
Biasanya orang “yang nakal” menjual makanan untuk anak-anak di sekolah dicurigai menggunakan zat-zat yang berbahaya. Indikasinya adalah warna yang terlalu terang, rasa yang terlalu manis atau terlalu gurih, makanan yang terlalu awet dijual di udara terbuka, after taste pahit atau terasa membakar lidah, dsb.
Berikut beberapa zat kimia berbahaya yang sering ditemukan pada jajanan anak sekolah:

1. Siklamat – pemanis buatan
2. Sakarin – pemanis buatan
3. MSG – penyedap rasa
4. Rhodamin B – pewarna merah pd tekstil dan kertas.
5. Metanil Yellow – pewarna kuning pada tekstil dan cat
6. Formalin – pengawet non makanan dan disinfectans
7. Boraks – pengawet non makanan dan insektisida
8. Dan seterusnya

Zat berbahaya tersebut dalam taraf ringan menyebabkan mual, muntah, diare, atau jika terakumulasi dalam tubuh akan menyebabkan kerusakan pada sistem pencernaan, ginjal, hati, jantung, otak, limpa, sistem syaraf pusat, memicu kanker, dan mengancam nyawa.

Buntik..
Daripada deg-degan, lebih baik beri bekal anak anda dengan makanan sehat jika berangkat sekolah.resepnya? Banyak ide kan di LE ini?

~~INFO PANGAN BERGIZI 2 ~~
Ikan Bandeng (Latin : Chanos chanos, atau bhs Inggris : milkfish)

Kandungan omega -3 ikan bandeng sebesar 14,2% melebihi kandungan omega -3 pada ikan salmon (2,6%), ikan mackerel (3,9%), dan ikan tuna ( 0,2%).

Selengkapnya kandungan gizi ikan bandeng, sebagai berikut:
Lemak 0,06 %
Protein. 20,38 %
Omega -3 14, 2 %
Asam linoleat 1,25%
EPA. 3,39%
DHA. 9,48%
dan mineral yang penting Phospor dan kalsium.

Kelemahan ikan bandeng adalah pada duri yang sangat banyak tersebar di seluruh tubuh ikan.

Maka diperlukan kreativitas bunda-bunda cantik di LE agar gizi bandeng yang luar biasa dapat dimanfaatkan maksimal.

~~ INFO PANGAN 3 ~~

FOOD SAFETY Gudelines

Bunda-bunda cantik, untuk memasak makanan enak, pasti bunda-bunda ini jagonya.
Tapi makanan yang enak tentu juga harus diperhatikan mengenai keamanan nya untuk dikonsumsi bukan?
Pangan yang baik harus diperhatikan benar kebersihannya, untuk mencegah kontaminasi bakteri.
Untuk itu harus diperhatikan kebersihan ruangan (dapur), peralatan, bahan-bahan yang akan dimasak, dan kebersihan diri kita yang bekerja di dalamnya.

Bunda-bunda cantik, cara-cara menjaga kontaminasi bakteri sbb. :

1. Cuci tangan minimal 20 detik dengan menggunakan sabun sebelum mulai bekerja. Hindari menggunakan perhiasan di tangan.Jika ada luka di tangan harus ditutup rapat.Saat memasak, hindari menyentuh mulut dan hidung.
Cuci ulang tangan setelah menggunakan toilet.

2. Alat yang digunakan harus bersih dan kering.

3. Jika menggunakan bahan daging, ikan, ayam beku lumerkan pada rak terbawah dari lemari pendingin. Hal ini menghindarkan cairan daging menetes ke makanan lain.

4. Cuci bersih sayuran dan buah dalam air mengalir.
Pencucian dimaksudkan untuk membersihkan dari kotoran dan menghilangkan sisa pestisida, sisa pupuk, dan bahan lain yang terikut dari kebun, dari pasar ataupun dari cara pengangkutan sayur dan buah tsb.

5. Cuci bersih beras, bumbu-bumbu dan pastikan seluruh bahan dalam keadaan bersih.

6. Jika melakukan marinasi daging, ikan atau ayam, lakukan dalam lemari pendingin.

7. Sajikan juga makanan dalam wadah yang bersih.

Bunda-bunda cantik, itu pedoman umum saja. Dalam memasak. Buntik pasti sudah sangat paham, hal baik apa yang perlu diperhatikan dalam menghidangkan makanan lezat, sehat dan bergizi untuk keluarga dan orang-orang terkasih.

~~ INFO PANGAN 4~~

FORMALIN

Bunda-bunda cantik,
masih penasaran dengan formalin?
Formalin adalah larutan 30 – 40 % bahan kimia yang bernama formaldehid dalam air.

Daftar fungsi Formalin
. Pengawet mayat
. Pembasmi serangga
. Bahan baku pembuatan sutera sintetis, cermin dan kaca
. Pengeras lapisan gelatin dalam kertas foto
. Pencegah korosi dalam sumur minyak
. Dll

Pengaruh formalin pada tubuh manusia :
1. Pada kadar 0,1 mg/kg di udara, apabila terhirup akan menyebabkan pusing kepala, keluar air mata, tenggorokan rasa terbakar serta kegerahan.

2. Jika masuk ke dalam tubuh dalam jumlah banyak maka keasaman darah akan meningkat, nafas menjadi pendek, kehilangan kesadaran, koma sampai kematian.

3. Dalam tubuh, penumpukan formalin akan mengganggu sistim ekskresi genetik, pada binatang percobaan terbukti menimbulkan kanker.

Bahan makanan yang biasanya mengandung formalin karena ditambahkan antara lain : ikan basah, ikan asin, ayam potong, mie basah dan tahu.

Bahan makanan yang diberi formalin tidak cepat basi. Misalnya ikan segar atau ayam yang seharusnya hanya tahan di suhu ruang selama 4 jam maksimal, bisa tahan seharian tanpa rusak atau berlendir.

Buntik.. untuk mengetahui apakah makanan yang buntik beli mengandung formalin, cara yang paling akurat adalah dengan mengenali bau formalin.
Mau tidak mau kita harus kenal betul bau formalin. Karena ciri yang lain sulit dideteksi secara kasat mata.

Buntik, info ini bukan menakut-nakuti yaa. hanya mengingatkan agar kita waspada.

~~ INFO PANGAN 5~~

BORAKS

Bunda-bunda pintar yang cantik
Penasaran juga dengan boraks?
Jangan pernah sekalipun menggunakan boraks untuk makanan kita ya Bun. itu berbahaya dan dilarang.

!!!! Boraks merupakan bahan tambahan non pangan yang dilarang penggunaan nya berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No 033 tahun 2012.

Boraks adalah bahan kimia berbentuk kristal putih dan tidak berbau.
Cirinya : warna bersih putih, kilau seperti kaca, tembus cahaya, memiliki rasa sedikit manis.

Boraks biasa digunakan sebagai antiseptik, bahan pembuat solderl, pembuatan gelas, bahan pembersih/pelicin porselen, dan pengawet kayu.

Gejala keracunan boraks :
. Rasa mual, bisa berlanjut dengan muntah
. Diare
. Kejang perut
. Ruam kulit serupa campak
. Gelisah dan lemah
. Suhu tubuh menurun.

Keracunan kronis antara lain adalah anoreksia, berat badan turun dan anemia.

Boraks yang terakumulasi dalam tubuh dapat mengganggu gerak pencernaan usus, kelainan susunan syaraf, depresi dan kekacauan mental, kerusakan ginjal, hati dan kulit.

Makanan di pasaran yang sering menggunakan boraks adalah Mie basah, Ayam potong, Bakso, Cilok dan cimol serta krupuk.

Di pasaran, boraks dikenal juga dengan nama bleng atau pijer.

Buntik dan Buntar suka membeli kapur semut kan? Gunanya untuk membasmi semut dan kecoa bukan?
Naaaahhh.KAPUR SEMUT itu dibuat dari BORAKS.
Jika semut dan kecoa saja menghindari boraks, kita juga harus menghindar lhooo.
Kita kan lebih pintar dari serangga-serangga itu.. hihihi.

Waddduuuhhh.. ini bukan menakut-nakuti lho.
Sekedar info. Waspada saja yaaaa.

~~INFO PANGAN 6~~
(Mohon ijin admin, posting ini penting untuk menjaga keamanan pangan)

Kode E
Buncan dan Bupin pernah baca atau dengar kode E ???
Di beberapa posting dan komentar di LE ini beberapa kali saya baca bunda-bunda yang membicarakan itu. Dan sayangnya harus diluruskan.

Kode E nampaknya meresahkan karena “negatif thinking”, menganggap bahwa itu kode untuk makanan non halal.maaf, itu TIDAK BENAR.

Kode E apakah itu?
Kode E atau E number adalah kode untuk bahan tambahan pangan / food additif yang dikeluarkan oleh Uni Eropa.
Bahan tambahan pangan tersebut adalah pewarna, pengawet, pemanis, pengembang, pengempal, atau sebagai berikut :
E100 -199 : pewarna
E 200 -299: pengawet
E300 – 399 : antioksidan, pengatur keasaman
E400 -499 : pengental, stabiliser, emulsifier
E 500-599: anti kempal
E 600-699: penguat rasa
E700-799 : anti bakteri
E900-1599 : bahan lain

Jika bunda melihat kode tersebut dalam kemasan pangan, jangan cemas, karena kode tersebut dimaksudkan untuk memudahkan pengawasan dan aspek regulasi.

LPPOM MUI beberapa waktu lalu pernah merilis contoh kode E yang patut diwaspadai karena mungkin berasal dari hewan. Antara lain : E422, E430-463, E 470-495 dan E334.

LPPOM MUI mengatakan jika produk dengan kode E di atas namun sudah ada logo halal MUI, maka sumber produk tersebut halal.

Nah, buncan dan bupin jangan negatif thinking, jangan mudah terpengaruh, jangan mudah ngejudge.
Jika belum puas Silahkan browsing,baca buku, cari tahu dari sumber yang tepat.
Mangga.

~~ INFO PANGAN 7~~
PLASTIK

Bunda cantik nan pintar..
Kita pasti biasa menggunakan plastik sebagai tempat makanan bukan? Namun Bunda perlu ketahui bahwa tidak semua kantong plastik aman digunakan.

Jenis plastik yang aman digunakan adalah jenis PP (Polypropylene) dan LDPE (Low Density Polyethylene). Dua bahan ini adalah pilihan tebaik untuk tempat / kemasan makanan dan minuman. PP digunakan untuk botol minuman bayi. Sedangkan LDPE biasanya dalam bentuk plastik kantong.
Ciri bahan ini adalah transparan tetapi tidak bening sekali ( agak berawan).

Jenis plastik yang dapat digunakan tetapi hanya untuk penggunaan sekali pakai adalah jenis : PETE / PET (Polyethylene Terephthalate), HDPE (High Density Polyethylene), Dianjurkan untuk sekali pakai, tidak boleh digunakan untuk air hangat apalagi panas.

Jenis plastik yang sebaiknya dihindari :
– V (Vinyl) / PVC (Polyvinyl Chloride).
Kandungan PVC yaitu DEHA yang terdapat pada plastik dapat bocor dan masuk ke dalam makanan yang berminyak bila dipanaskan. PVC berpotensi berbahaya untuk organ dalam, terutama ginjal dan hati.
– PS (Polystyrene).
Biasa dipakai pada tempat makanan dari styrofoam, tempat minum sekali pakai dan lain-lain. Bahan poystyrene dapat membocorkan bahan styrene ke dalam makanan ketika bersentuhan. Polysterene berbahaya bagi otak dan sistem syaraf. Styrene dapat juga dijumpai pada asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Tempat makanan dengan bahan ini harus dihindari. Di beberapa negara maju pemakaian bahan styrene ini sudah dilarang, termasuk China.
– Polycarbonate / PC. Bahan ini bisa ditemukan pada tempat makanan dan minuman olah raga . PC dapat mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sisem hormone

Bunda
Meski plastik berbahaya, namun dapat digunakan, mengingat plastik sudah menjadi bagian kehidupan modern. Plastik dapat digunakan dengan “aman” jika menggunakannya dengan benar, berikut cara menggunakan plastik secara aman.
1. Menghindari plastik hitam (plastik daur ulang) sebagai wadah makanan secara langsung. Sebaiknya gunakan plastik hitam sebagai kantong tempat barang dan bukan bahan makanan.
2. Apabila membeli perkakas makan yang terbuat dari plastik sebaiknya perhatikan label PP dan LDPE yang relatif aman, sangat dianjurkan memilih barang yang bertuliskan free BPA.
3. Jangan memanaskan perkakas yang terbuat dari plastik atau meletakkan makanan dalam keadaan panas ke dalamnya. Begitu pula makanan yang berminyak atau berlemak.
4. Menggunakan botol air mineral atau air kemasan sebaiknya hanya satu kali saja digunakan.

~~INFO PANGAN 8~~
MASIH TENTANG PLASTIK – PLASTIK WARNA HITAM

Bunda cantik nan pintar
Dari posting saya terdahulu, masih ingat kan bahwa salah satu kantung plastik yang berbahaya adalah kantong plastik kresek/kantong plastik warna hitam.

Kenapa kantong plastik hitam ini berbahaya Bunda?
Karena kantong plastik hitam adalah produk daur ulang, dengan bahan baku plastik-plastik bekas yang dihancurkan lalu diolah kembali,

Bunda, kita tentunya tidak tahu asal plastik-plastik bekas itu. Bisa saja bekas bungkus makanan, bungkus obat, bungkus kotoran, bungkus pestisida, bungkus bahan kimia lain dan sebagainya.

Produk plastik daur ulang sebenarnya berwarna keruh, dengan bercak- bercak, untuk menutupi warna dan bercak ini, maka diberilah warna hitam yang kemudian kita kenal dengan kantong plastik kresek hitam. Selain kresek hitam, penggunaan wadah makanan dari plastik berwarna cerah seperti merah atau biru juga tidak disarankan karena seringkali dalam proses pembuatannya ditambahkan zat pewarna berlebihan. Karena tidak dapat dipastikan keamanannya sebagai wadah makanan, maka ada baiknya jika Bunda memilih plastik yang terlihat jernih dan transparan meskipun hal itu juga belum dapat dipastikan keamanannya.

Bunda cantik nan pintar.…. Apabila kantong plastik berwarna digunakan sebagai wadah makanan secara langsung (kondisi makanan panas, berminyak atau berlemak) maka plastik akan memuai. Molekulnya terurai mengeluarkan bahan kimia, penstabil, pelembut atau pewarna. Akhirnya terbawa dalam makanan. Secara tidak sadar makanan yang dikonsumsi telah mengandung bahan berbahaya pemicu kanker.

Tidak mengherankan apabila penyakit kanker saat ini kian bertambah jumlahnya, dan prevalensinya juga tinggi pada anak-anak. Akibatnya memang tidak nampak secara langsung. Diyakini bahwa sel kanker merusak tubuh 10 hingga 20 tahun setelah kontak dengan zat karsinogeik atau setelah tumbuh sel abnormal.
Dan yang tak kalah penting lagi Bunda-bunda, hindarilah penggunaan bahan plastik apapun pada microwave. Lebih bak
gunakan keramik, gelas atau pyrex.

Bunda. Ini bukan tulisan untuk menakut-nakuti lhoo. Jika kita ragu lebih baik tidak usah memakainya. Kesehatan lebih berharga.

~~INFO PANGAN 9 ZAT WARNA~~

Bunda Cantik
Kali ini kita ngobrol tentang zat warna yuuukkk.

Kita sering menggunakan zat warna untuk kreasi kita kan?
Kue, puding, minuman sering diberi warna merah, kuning , hijau, merah jambu atau kadang jingga.
Naa… mari kita kenali sang zat warna ini.

BundaZat warna secara garis besar dibagi dua : zat warna alami dan zat warna sintesis.

ZAT WARNA ALAMI : adalah zat warna yang diperoleh dari tumbuhan atau hewan. Antara lain : warna hijau dari daun pandan, daun suji, atau sawi ; warna kuning dari kunyit ; warna jingga dari wortel ; warna ungu dari ubi, dan sebagainya.
Zat warna alami ini relatif aman dan relatif tidak menimbulkan efek negatif bagi kesehatan.

ZAT WARNA SINTETIS biasanya dibuat dari bahan kimia, misalnya tartrazin untuk warna kuning, briliant blue untuk biru, alura red untuk merah, dan sebagainya.

Bunda-bunda sayang, eh ada bapaknya juga
Zat warna sintetis ini juga ada yang food grade dan non food grade (hati-hati disini ).

Jika bunda dan ayahanda ingin menggunakan nya, perhatikan kemasan, baca dengan cermat.

Berdasarkan Permenkes no. 239/menkes/Per/V/1985 tentang zat warna, beberapa bahan dilarang digunakan. Antara lain :
Auramine, alkanet, butter yellow, black 7984, burn umber, chrysoidine, citrus red no. 2, chocolate brown fb, fast red E, fast yellow AB, guinea green B, indanthrene blue RS, Mageta, metanil yellow, oil orange SS, oil orange XO, oil yellow AB, oil yellow OB, orange G, orange GGN, orange RN, orchil and orchein, ponceeau SX, ponceau 6R, Rhodamin B, sudan 1, scarlett GN, violet 6B.

Bunda, bahan yang dilarang tersebut rata-rata bersifat karsinogenik (pemicu kanker), sebagian merusak fungsi hati dan ginjal dan sebagian memicu alergi serta keracunan.

Untuk zat warna yang termasuk food grade, penggunaan nya dibatasi ya bunda, tidak lebih dari 100 miligram per kilogram produk.

Jika jajan kue atau makana hindarkan warna yang terlalu ngejreng, berjaga-jaga saja ya Bunda.

Bunda dan ayahanda.
Mengingat resikonya, hendaknya kita lebih berhati-hati atau, dapat kah kita hanya menggunakan yang alami saja?

INFO PANGAN 10 WADAH STYROFOAM

Bunda LE tercinta, Mbak, Mas, Bapak juga .

Kali ini kita ngobrol tentang styrofoam, mudah mudahan berguna yaaa.

Di Indonesia, styrofoam sebagai wadah makanan dan minuman rasanya bukan merupakan hal yang aneh. Alasan umum yang menggunakannya adalah praktis, penampilannya rapi dan terkesan bersih.
Padahal, di balik kemasan yang keren itu ada bahaya yang mengancam lho Bunda.

Styrofoam (polystirene) adalah salah satu jenis plastik yang terbuat dari butiran-butiran styrene yang diproses menggunakan benzena (benzena).

Bunda,
Polystyrene dapat melepaskan bahan styrene dan residu benzena jika bersentuhan dengan makanan , dan akan berpindah ke makanan tersebut.

Styrene dan benzena yang terlepas akan semakin banyak dengan adanya panas, lemak/minyak dan asam.

Jadi Bunda jika misalnya saja, wadah styrofoam dipakai untuk mewadahi mie panas, air jeruk, atau sate maka makin banyak styrene dan benzena yang terserap ke dalam makanan tersebut. Dan terbayang berapa yang masuk ke dalam tubuh.

Styrene berbahaya bagi otak dan sistim syaraf.
Benzena bisa menimbulkan masalah pada kelenjar tiroid, mempercepat detak jantung, sulit tidur, kelelahan, gemetar, mudah gelisah, bahkan hilang kesadaran.
Benzena yang masuk ke sel darah, ikut dalam aliran darah, akan merusak sumsum tulang belakang sehingga produksi sel darah merah berkurang (anemia) dan merusak sistim imun.
Pada wanita, zat ini berakibat buruk pada siklus menstruasi dan mengancam kehamilan.
Dan yang paling berbahaya, akumulasi benzena dapat menyebabkan kanker payudara dan kanker prostat.

Oleh WHO, styrofoam telah digolongkan sebagai bahan karsinogen (penyebab kanker).

Melihat bahaya yang sedemikian besar, masihkah kita bertahan dengan wadah styrofoam Bunda?

Mangga

simak tips dan trik memasak kami yang lain di sini

https://www.facebook.com/groups/langsungenak/permalink/1085633241536019/

0/5 (0 Reviews)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here