#RESEPLANGSUNGENAK

HEAVY CREAM

Banyak dari teman teman yang bilang susah mendapatkan Heavy Cream. Juga mahal tentunya. Wajar mahal karena untuk mendapatkan heavy cream itu dibutuhkan banyak air susu. Kasarnya heavy cream itu semacam lemak inti dari susulah.
Pasti masih banyak yang mengira jika proses membuat heavy cream itu ribet. Salah! Mudah sekali. Cuma modal susu murni segar full fat. Raw milk sangat bagus atau susu dari peternak lebih bagus. Artinya susu murni belum diapa apai.
Cuma diamkan di kulkas dan besoknya kalian sudah bisa mendapatkan heavy cream. Hanya begitu? iya begitu saja.

Heavy cream juga bisa didapat dengan cara memasaknya terlebih dahulu. Banyak yang saya lihat menggunakan cara ini. Kalau yang dijual di pasaran atau supermarket memang sebagian besar untuk mendapatkan heavy cream susunya dipanaskan dulu.
Tapi kalau skala rumahan tidak perlu. Cukup diamkan saja di kulkas. Asal susunya susu segar alias belum dipasteurisasi. Kalau menggunakan susu yang dipasteurisasi? Saya kurang tahu pasti. Coba saja. Tapi kemungkinan akan susah karena sudah mengalami proses pemanasan tinggi sebelumnya.

Awalnya ketika suami bilang agar saya menggunakan wadah yang lebar, saya kurang percaya. Kenapa harus yang lebar? Karena kebanyakan yang saya lihat susunya ditaruh di jar saja. Ternyata pengalaman melihat kakek dan neneknya dulu menjadi modal suami sedikit memahami tentang cara memproduksi olahan susu ini.
Wadah yang lebar lebih memudahkan lemak naik ke atas dan teksturnya tidak menjadi terlalu tebal. Bukannya kalian tidak bisa menggunakan jar atau toples cuma hasilnya memang lebih tebal saja kalau menggunakan toples. Jadi sebaiknya jika menggunakan jar yang agak tinggi, diamkan di kulkasnya tidak perlu sampai 24 jam. Coba 12 jam atau cek sesekali saja.

Untuk heavy cream yang saya buat ini, saya memerlukan bahan :
-2 liter susu murni segar full fat tanpa pasteurisasi.
Dapat menghasilkan heavy cream kurang lebih 200 gram.
-wadah lebar (harus sterill)
-toples untuk menyimpan heavy cream.

Cara membuat:
•Tuang susu ke wadah dan masukkan ke dalam chiller kulkas selama 24 jam.
•Besok harinya keluarkan dari dalam kulkas
•Pada permukaan susu akan terlihat selaput lemak tipis
•Itulah yang disebut heavy cream.
•Pasti masih banyak yang tidak tahu kalau selaput lemak itu heavy cream bukan? malah ada yang membuang katanya?
•Lalu ambil selaput lemak tersebut dengan sendok secara perlahan. Ingat selaput lemaknya saja.
•Masukkan ke dalam toples dan tutup. Simpan di kulkas.
•Lalu sisa susu di wadah, masukkan kembali ke dalam kulkas dan biarkan selama 24 jam. Lakukan hal yang sama 2-3 kali lagi seperti proses pertama. Sampai susu tidak menghasilkan selaput lemak lagi.
Heavy cream tahan kurang lebih satu minggu di kulkas.
Sisa susu jangan dibuang ya. Bisa digunakan lagi. Itu termasuk susu skim (susu rendah lemak).

Satu hal, olahan susu yang saya share murni dari susu. Jadi kalau ada yang tanya bisa ditambah keju? bisa diganti dengan bahan ini? dengan bahan itu? saya tidak bisa menjawab. Kurang mengerti saya jika dicampur dengan bahan bahan yang nota bene sudah menjadi keju. Saya tahunya proses dari bahan awal saja. Jadi mohon dimengerti.

Untuk lebih memudahkan, bisa melihat cara pembuatannya pada video youtube dapursicongok berikut ini : https://youtu.be/jgKvC2PBBDk

https://www.facebook.com/groups/langsungenak/permalink/3319886874777300/

baca juga resep cream kami yang lain di sini

4/5 (1 Review)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here