buntil talas

Buntil Daun Talas by Fleur Amoor

Buntil merupakan salah satu makanan khas di beberapa daerah di jawa tengah. Ada beberapa versi masakan buntil, diantaranya buntil daun pepaya dan buntil daun singkong, tapi menurut saya pribadi, buntil paling enak ya buntil dari daun talas. Tekstur daun talas yang lembut dan lumer di mulut itu tidak bisa ditandingi oleh daun pepaya atau daun singkong. Buntil ini salah satu makanan favorit saya dari kecil bahkan dulu rela antri pagi-pagi sekali di pasar demi mendapatkan buntil paling enak, karena kalau beli diatas jam 7 pasti sudah habis. Sayangnya sekarang sudah jarang orang yang berjualan buntil, kalaupun ada rasanya tidak lagi semantap dulu.

Dan hari ini setelah perjuangan mencari orang yang menjual daun talas sawah, akhirnya saya bisa mengeksekusinya dengan resep asli dari ibu saya.

BAHAN BUNTIL:
1. 40 lembar daun talas sawah. Cuci bersih lalu jemur di bawah matahari seharian agar daun layu dan mudah dilipat.
2. Kelapa parut dari 1 butir kelapa.
3. 100 gram jengkol. Kupas kulitnya cuci sampai bersih, potong jadi 4 bagian. Kalau tidak suka jengkol bisa di ganti petai ataupun mlandingan (petai cina). Saya lebih suka memakai jengkol.
4. 5 lembar daun salam, gunting jadi 2.
5. 5 batang sereh, ambil putihnya saja lalu potong jadi 2.
6. 200 gram ikan teri. Cuci bersih lalu tiriskan.

7. Bumbu isian dihaluskan :
– 2 buah kencur
– 5 buah cabai merah
– 4 siung bawang putih
– 1 sendok teh terasi
– 2 sendok teh garam
– 3 sendok makan gula jawa sisir
8. Beberapa tali rafia untuk mengikat atau bisa menggunakan lembaran batang sereh untuk mengikat.

Cara membuat buntil :
1. Campur bumbu halus dengan kelapa parut. Aduk sampai rata.
2. Ambil 4 lembar daun talas yang sudah bersih dan layu, lalu tumpuk jadi satu. Tata 1 buah daun salam, 1 buah sereh, 1 potong jengkol, 2 buah teri, serta 2 sendok makan kelapa parut di ujung daun talas. Lipat sedikit ujung daun talas, sehingga isian tertutupi, lalu lipat kedua sisi daun sampai rapih, baru gulung daun talas. Ikat dengan tali rafia sampai kencang. Lakukan sampai daun habis.
3. Kukus buntil selama 1 jam sampai matang.

BAHAN KUAH :
1. 1 liter santan dari 1 butir kelapa
2. 5 buah cabai merah
3. 3 buah cabai rawit
4. 6 siung bawang merah
5. 4 siung bawang putih
6. 1 ruas jari kunyit
7. 1 ruas jari jahe
8. 2 batang sereh
9. 5 butir kemiri yang sudah di sangrai
10. 3 lembar daun salam
11. 2 ruas jari lengkuas
12. 5 sendok makan gula Jawa sisir
13. 2 sendok makan minyak untuk menumis.

Cara membuat kuah:
1. Haluskan semua bumbu kecuali santan, sereh, daun salam, lengkuas dan gula jawa.
2. Tumis bumbu yang dihaluskan sampai bumbu matang.
3. Masukan daun salam, lengkuas, sereh dan gula jawa.
4. Setelah gula larut masukan santan. Biarkan sampai mendidih.
5. Setelah mendidih, kecilkan api sampai paling kecil, masukan buntil yang telah di kukus. Pastikan semua buntil terendam kuah. Tutup dan tunggu selama 30 menit agar bumbu kuah menyerap ke dalam buntil.
6. Hidangkan dengan nasi hangat.

Mungkin kesannya resep buntil ini sangat ribet, apalagi bagi ibu-ibu yang menyukai masakan-masakan no ribet. Tapi percayalah waktu lebih yang kita luangkan untuk membuat masakan ini akan terbayar dengan kelezatannya.

Yuk mulai sekarang kita rawat resep warisan kuliner nenek moyang dengan cara mempraktekannya. Dengan praktek otomatis kita akan mengingat resep dengan begitu diharapkan kuliner nenek moyang kita ini tidak akan punah tergerus oleh banyaknya junk food di luar sana.

Selamat mencoba .

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=390140071184206&set=gm.794423417323671&type=3&theater

#Langsungenak #ResepLangsungenak #KomunitasLangsungenak #FBGroupLangsungenak

 

0/5 (0 Reviews)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here