BAHAN ADONAN BIANG:
Ragi instan (yeast) 1 sdm
Air hangat 100 cc
Tepung tapioka 100 gr
Gula 2 sdm

BAHAN ADONAN BIKA AMBON:
Gula 250 gr
Kuning telur 10 butir
Putih telur 5 butir
Tepung tapioka 200 gr
Minyak goreng untuk olesan loyang
Santan 300 cc
Sereh 2 batang (digeprek)
Daun jeruk purut 10 lembar

CARA PEMBUATAN BIANG
Larutkan ragi instan dalam 50 cc air, tambahkan 1 sdm gula pasir.
Campurkan 50 gr tepung kanji, aduk, sisihkan ± 30 menit hingga berbuih.
Jangan lupa adonan ditutup dengan serbet.
Masukkan lagi 50 cc air, 1 sdm gula pasir, dan 50 gr tepung kanji.
Aduk hingga rata, sisihkan selama 30-45 menit hingga naik dan berbuih.

CARA PEMBUATAN BIKA AMBON
Rebus santan bersama dengan sereh dan daun jeruk purut sampai berminyak.
Aduk agar santannya tidak pecah.
Dinginkan.
Kocok telur dan gula hingga kental dan naik. Katanya petunjuk di resep 10 menit. Tapi saya nggak pernah ngitung.
Masukkan tepung kanji dan aduk aduk sampai merata.
Tuangkan santan dan adonan biang, dan aduk aduk sampai tercampur merata dan adonan berminyak.
Tutup dengan serbet, dan diamkan selama 3,5 – 4 jam atau lebih hingga adonan naik dan berbusa.

CARA MEMANGGANG
Taruh pasir bersih dalam nampan.
Letakkan loyang kue yang sudah diolesi minyak goreng di atas nampan pasir tadi. Loyang tidak harus yang tebal. Saya menggunakan loyang aluminium yang tipis (yang biasanya buat hantaran dan nggak perlu dikembalikan)
Masukkan ke dalam oven dan panaskan dengan suhu 350 F atau 180 C.
Adonan siap dituangkan ke dalam loyang, bila loyang berbunyi ..cesssss….bila dituangi adonan.
Aduk aduk adonan, sebelum dituangkan ke dalam loyang, agar adonan merata. Karena suka ada yang mengendap di bawah.
Panggang dalam keadaan pintu oven terbuka.
Tunggu sampai adonan selesai memproduksi gelembung2 udara, baru pintu oven ditutup.
Gelembung2 udara itulah, yang membuat kue jadi bersarang.
Setelah pintu oven ditutup, sering2 si kue ditengok. Maksudnya biar pas matangnya, nggak kegosongan.
Berdasarkan resep aslinya, setelah pintu oven ditutup, nyalakan api atas dan matikan api bawah.

Bila suka, taburi irisan almond di atas adonan. Ditaburkan pada saat akan dipanggang.

Untuk variasi, daun jeruk dan sereh bisa diganti pandan, vanilla, atau mungkin coklat kali ya. Belum pernah nyoba. Saya lebih suka yang klasik ini aja. Paling tidak untuk saat ini.

NOTES:
Berdasarkan pengalaman, saya membutuhkan waktu dua hari untuk membuat bika ambon.
Hari pertama memasak santan. Kemudian didinginkan semalam.
Besoknya, pagi pagi mengadon ragi. Kemudian mengocok telur dan menuangkan tepungnya. Setelah itu menuangkan adonan ragi dan santan. Ditinggal sekian jam. Siang harinya baru dipanggang. Sore sudah bisa disantap.

simak resep bika ambon kami yang lain di sini

https://www.facebook.com/groups/langsungenak/permalink/236003183165700/

4/5 (1 Review)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here