#TIPSDANTRIK
#RESEPLANGSUNGENAK
Keluhan terbanyak ketika membuat bakpao adalah penampakan yang kurang asik alias menjadi keriput setelah selesai dikukus. Selain itu bentuk bakpao suka melebar cenderung gepeng dan tidak kokoh ke atas. Umumnya ini disebabkan karena adonan yang over proofing dan peggunaan jenis tepung yang kurang tepat. Adonan sebenarnya satu kali proofing sudah cukup. Begitu selesai diuleni langsung dibentuk. Dan tidak perlu diproofing hingga double size karena bakpao melalui proses pengukusan (steam). Jadi adonan akan tetap mengembang lembut dengan baik karena memiliki tingkat kelembaban yang cukup akibat terkena uap sewaktu dikukus. Agar lebih efisien kalau bisa bakpao langsung disusun dan diproofing di dalam dandang kukusan. Jadi bulatan bakpao tidak perlu dipindahkan lagi ketika akan dikukus. Bentuknya pun tetap rapi karena tidak lagi disentuh tangan.
Resep bakpao ini tidak menggunakan tepung protein tinggi. Cukup protein rendah karena tekstur bakpao akan lebih padat berisi dan pastinya akan lebih kokoh dan tidak mudah melebar ke samping. Agar warna bakpao lebih putih bisa menggunakan tepung tangmien. Biasanya sekitar 10 persen dari takaran tepung terigu. Tidak perlu menggunakan telur dan butter. Cukup minyak sayur.
Cuma jika teman teman ingin lebih praktis lagi seperti saya, bisa menggunakan tepung khusus untuk membuat bakpao. Bisa dicari di toko bahan kue dan roti ataupun di supermarket. Saya menggunakan produk dari Thailand.
Hasil bakpao yang saya bikin ini lembut sekalipun dimasukin ke dalam freezer dan dikukus kembali, hasilnya tetap lembut. Tekstur bakpao padat dan kokoh.
Oh iya satu hal yang perlu diingat, bakpao adalah hasil dari sebuah proses pengukusan. Jadi bakpao akan lembut ketika kondisinya tetap hangat. Selama berada di dalam kukusan meskipun sudah tidak panas, bakpao masih tetap lembut asalkan jangan terlalu lama dibiarkan dingin. Karena bakpao akan mengering ketika dingin. Jadi harus dikukus kembali sebentar.
Apalagi jika dibiarkan terbuka di suhu ruang, bakpao akan mengering dan cenderung mengeras. Makanya pedagang bakpao selalu menyimpan bakpao di dalam dandang. Teman teman bisa menyimpan di wadah tertutup dan taruh di kulkas atau freezer. Selanjutnya baru dikukus.
BAHAN
500 gram Tepung (khusus untuk membuat bakpao)
80 gram gula pasir
5 gram ragi instan
6 gram garam
20 gram minyak (saya menggunakan minyak canola)
250 gram air dingin (suhu kulkas)
Cara membuat :
•Campur semua bahan ke dalam bowl mesin roti.
•Uleni di mesin hingga kalis lentur.
•Lalu keluarkan dari dalam bowl kemudian bulatkan dan lalu bentuk memanjang
•Potong potong seberat 40-50 gram dan susun di meja kerja
•Tutup dengan plastik agar tidak kering
•Lalu masing masing potongan tadi dibulatkan dan dirounding.
•Gilas dengan rolling pin
•Beri isian dan bentuk sesuai selera
•Kemudian letakin masing masing bulatan di atas kerta bulat
•Susun di dalam dandang dan tutup hingga berukuran size yang diinginkan
•Biarkan mengembang satu hingga satu setengah kali lipat
•Kemudian panaskan kukusan hingga mendidih.
•Jangan lupa tutupan dandang diberi serbet)
•Kukus bakpao kurang lebih selama 10 menit
•Matikan kompor dan biar bakpao di dalam dandang
Note :
Jika teman teman ingin menggunakan tepung protein rendah maka bisa menggunakan 500 gram pro rendah ditambah 50 gram tepung tangmien. Untuk takaran air adalahseberat 250 hingga 275 gram (sebaiknya beri air pertama sekitar 250 gram dan jika dirasa kurang bisa menambakan 25 gram lagi). Air yang berlebihan juga kurang baik untuk adonan bakpao karena jika adonan terlalu lembek, bakpao akan susah dibentuk. Untuk lebih memudahkan, teman teman bisa melihat tutorialnya dengan mengklik link video di bawah ini
Selamat Mencoba

https://www.facebook.com/groups/langsungenak/permalink/2747772968655363/

baca juga resep bakpao kami yang lain di sini

4/5 (1 Review)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here