baceman bawang by Astri Nur Fitriyani

0
500
baceman bawang by Astri Nur Fitriyani

#TipsdanTrik

Maaf, pakai foto lama, karena nggak sempat foto yang baru? Cuma mau kasih tips dan trik tentang baceman bawang, karena kemarin sempat lihat postingan yang gagal bikin ini. Mungkin jika ada yang lebih paham lagi, bisa sharing sama-sama. Caption postingan saya ini panjang banget, jadi dimohon bacanya pelan-pelan, jangan ada yang diskip/dilewati supaya nggak bolak balik tanya pertanyaan yang sama. Bawa santai, sambil minum kopi/teh/susu dan duduk manis. Khusus untuk yang masih bingung soal baceman ini. Kalau yang nggak suka bawang putih atau aromanya, skip saja postingan ini.

Jadi, baceman bawang ini biasa saya pakai untuk berbagai tumisan. Selain itu, kalau bikin nasi goreng, mie goreng dan lainnya, saya juga pakai ini. Saat ditambahkan ke masakan, aroma masakan menjadi lebih harum dan makin meningkatkan selera makan. Saya rangkum saja berbagai tips dan trik dari postingan saya sebelumnya, ya.

Loading...

1. Bawang putih yang dipakai, harus benar-benar kering dari air. Setelah dicuci, lap bawang atau jemur sebentar agar kering. Kering disini, bukan kering kerontang seperti kerupuk, ya. Dan air yang dimaksud disini, air yang dipakai untuk mencuci bawangnya. Bukan sari/cairan yang keluar saat bawang kita geprek/cacah/potong. Kalau nggak kering, hasilnya bacemannya cepat rusak. Kemiri yang dipakai, boleh disangrai dulu, boleh juga tidak disangrai. Tidak berpengaruh terhadap hasil baceman.

2. Pastikan wadah untuk baceman bersih dan kering. Saya sendiri pakai wadah kaca bekas toples kue kering ini. Tapi kalau nggak ada wadah kaca, pakai wadah plastik juga nggak apa-apa.

3. Kalau saya, pakai minyak kemasan yang murah meriah hasil berburu diskon di minimarket/swalayan. Boleh pakai minyak curah, tapi pastikan kualitasnya bagus. Karena pernah saya buat pakai minyak curah, aromanya kurang sedap.

4. Bawang dan kemirinyanya cacah/geprek kasar saja. Saya cacah pakai chopper biar cepat. Pakai blender juga bisa, potong-potong dulu, lalu blender sebentar saja.

5. Setelah bawang dan minyak dituang di wadah, tutup wadah lalu diamkan di suhu ruang selama kurang lebih 3 hari. Setelah 3 hari, aroma baceman ini lebih kuat dan baceman bawang ini sudah bisa dipakai untuk masakan.

6. Gunakan sendok bersih yang bebas dari air untuk mengambil minyak/bawang dari wadah. Pantangan baceman bawang ini ya air itu. Saya sediakan satu sendok khusus supaya nggak bercampur sama yang lain.

7. Saat digunakan untuk memasak, sesuaikan dengan selera masing-masing saja. Mau pakai minyaknya saja, atau sama bawangnya juga, atau ditambahin irisan bawang putih segar lagi, semua kembali ke selera anda dan keluarga. Saya suka pakai minyak dan bawangnya, serta tetap saya tambahkan irisan bawang putih segar.

8. Jika minyak bacemannya habis, tapi masih ada bawang di dalam wadah, cukup tambahkan lagi minyaknya, diamkan 3 hari seperti saat pertama membuat, lalu pakai seperti biasa.

9. Saya tidak pernah menyimpan baceman bawang ini di dalam kulkas, hanya saya letakkan di meja dapur dekat kompor supaya mudah saat akan digunakan. Baceman ini pernah saya pakai selama hampir 3 bulan, hanya saya refill minyaknya saja, sampai bawangnya habis. Asal tidak terkena air, Insya Allah tahan lama.

10. Muncul buih didalam wadah baceman itu hal yang wajar, karena reaksi dari bawang dan minyaknya. Ada juga yang bawangnya berubah warna menjadi kehijauan, itu juga nggak apa-apa. Itu karena bawang yang digunakan termasuk bawang yang masih muda. makanya ada perubahan warna.

11. Takaran standar yang saya gunakan untuk satu wadah seperti di foto, 200 gram bawang putih dan 2 butir kemiri. Minyaknya saya isi sampai penuh. Jika baru pertama kali buat, saran saya, bikin setengah atau 1/4 takaran saja dulu, lalu pakai wadah yang kecil saja. Jaga-jaga supaya nggak banyak mubazir kalau anda/keluarga ternyata nggak cocok sama aromanya yang terlalu kuat.

12. Saya nggak pernah bikin baceman bawang merah atau minyak bawang (yang bawang putihnya digoreng dulu lalu bawang dan minyak tersebut dijadikan tambahan bumbu masakan). Jadi, saya nggak bisa jawab apa bedanya atau lebih enak mana. Karena postingan ini khusus membahas baceman bawang putih.

https://www.facebook.com/groups/langsungenak/permalink/2897330203699638/

baca juga tips dan trik kami yang lain di sini

0/5 (0 Reviews)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here