Ledok Khas Nusa Penida
Ayo ngaku, sudah pernah nyicip Ledok? Ledok ini bubur khas Nusa Penida, Bali. Secara umum mirip dengan Bubur Tinutuan Manado yang terdiri dari bubur beras dan aneka campuran sayur. Nah, bedanya kalau Bubur Tinutuan bumbunya antara kemangi dan serai. maka pada Bubur Ledok ini, bumbunya pakai bumbu genep bali.... Read more
Lepet Desa Kemiren
Lepet yang disajikan oleh Suku Osing, Banyuwangi, tak jauh dari lepet di tempat lainnya. Bahan utamanya adalah beras ketan dan kelapa, yang dibungkus kemudian dengan janur atau daun kelapa yang masih muda. Pembeda dengan lepet dari daerah lain, lepet di Desa Kemiren ini menggunakan kacang tanah untuk isinya. Padahal... Read more
Sambel Serai Desa Kemiren
Sambel serai mempunyai beberapa versi. Versi yang satu ini disajikan di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa timur. Pembeda dengan versi sambal serai lainnya adalah pada penggunaan kemiri. Sajikan sambal ini dengan kuluban daun semanggi. Semanggi selama ini dianggap gulma sawah, tapi kalau sudah dikukus, dan colekkan pada... Read more
Sumping Pati Desa Kemiren
Sadapan rasa a la Desa Kemiren, yang menurutku tak kalah enak adalah Sumping Pati. Sumping Pati ini masuk jajaran jajanan tradisional. Bentuk luarnya lebih mirip lemet. Itu tuh, jajanan khas Jawa yang terbuat dari parutan singkong dan kelapa muda. Menurut salah satu tetua desa, Pak Cip, Sumping Pati ini... Read more
Uyah Asem Khas Desa Kemiren
Uyah Asem adalah masakan khas Suku Osing. Aku mendapatkan resep ini dari Ibu Cip, seorang perempuan Suku Osing yang tinggal di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Jawa Timur. Bahan utamanya ayam kampung yang dimasak berkuah dengan rasa khas bongkot kecombrang. Kecombrang disebut orang Osing dengan nama: Lucu. Bumbu lainnya... Read more
Pecel Pitik Desa Kemiren
Resep ini adalah oleh-oleh dari hasil jalan-jalanku blogging kemarin di Banyuwangi. Aku sempatkan mampir ke Desa Kemiren, dimana suku Osing masing bisa ditemukan. Suku Osing di Banyuwangi tinggal di beberapa desa, khususnya di Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Jawa Timur. Namun, kekentalan adat budaya yang dianggap masih terpelihara secara otentik, hanya... Read more
Yellow Truck Coffee’s Best Part: Creamy Sauce
Hm, ini gara-gara bontot. Dia tahu aku tidak suka saus merah a la Bolognese yang berasa tomat gitu. Saus macam itu untukku terasa aneh di lidah. Rasanya yang asam kadang semburat manis, membuatku hilang selera. Jadi saat dia menemukan satu cafe yang menyajikan burger dengan pilihan rasa yang berbeda,... Read more
Pepes Intip Tahu Khas Cirebon
Salah satu hasil eksplorasiku kemarin di Cirebon adalah Pepes Intip Tahu. Konon pepes intip tahu ini dikembangkan pertama kalinya di Sindanglaut, Cirebon. Kawasan Sindanglaut dulu memang dikenal sebagai sentra tahu. Intip tahu atau kerak tahu adalah produk limbah pembuatan tahu yang dulunya dibuang dan kadang hanya jadi pakan hewan. Tapi... Read more
Sambel Asem Cirebon by Nina Yusab
Cirebon boleh dikenal dengan kulinernya yang enak, dari Empal Gentong, Empal Asem, Pedesan Entog, Docang, dll. Tapi menurutku justru ada yang terlewat untuk dicicip para pemburu rasa: SAMBEL ASEM. Pagi tadi ketika blusukan di Pasar Pagi Cirebon, aku menemukan Sambel Asem ini. Boleh jadi sajian yang beda-beda tipis dengan Brambang... Read more
Tahu Gejrot Cirebonan
Touch Down… Sampai juga di Cirebon. Rugi kalau langsung masuk kamar untuk istirahat. Ya, namanya juga perjalanan baru 4 jam saja, belum bikin tubuh teriak lah. Tapi kalau jam makan siang begini, yang teriak perut. Satu hal yang langsung ingin ku konfirmasi: Tahu Gejrot..! Kenapa? Begini, di Jakarta, aku... Read more
Bubur Gunting by Nina Yusab
Ini masih oleh-oleh perjalananku dari Singkawang, Kalimantan Barat. Bubur Gunting atau Liuk Theu San, demikian masyarakat setempat menyebutnya. Liuk Theu San berarti bubur kacang hijau serasa intan. Wow, mungkin karena bentuknya yang sangat bening berkilau, sekilau intan. Sedangkan sebutan bubur gunting muncul karena topping di bubur ini adalah cakue... Read more
Sotong Kangkung Singkawang by Nina Yusab
Teman-teman, sekedar share saja dari hasil blogging ke Singkawang dan bawa oleh-oleh Sotong Kangkung ini. Sotong Kangkung adalah makanan khas Singkawang. Konon, di seluruh Kalimantan Barat, ini adalah satu-satunya tempat yang menjual hidangan seksi ini. Koh Asen satu-satunya penjual Sotong Kangkung ini, mengaku telah mulai jualan sejak tahun 1977.... Read more
Berburu Rujak Ebi Di Singkawang by Nina Yusab
Beberapa hari di Kota Amoy, ada saja kuliner yang kita cari, namanya Rujak Ebi. Yang bikin penasaran, semua orang yang kita tanya selalu menyarankan cari di belakang puskesmas di area pasar hongkong. Jadilah kita terus kesana. Urusannya ternyata tidak semudah itu. Saat kita datang pagi, warung belum buka. Ya... Read more
Membuka Pagi Di Hari Cap Go Meh by Nina Yusab
Matahari pagi bahkan belum muncul, saat aku harus bergegas ke Jl Kalimantan – Singkawang, pusat keramaian acara Cap Go Meh. Keriuhan tetabuhan pengiring Ta Tung terdengar sayup ketika kaki mengiring langkah menuju ke sana. Meski berjalan, mata belum melek. Nyawa belum terkumpul. Tapi kami, aku dan teman-teman blogger yang... Read more
Coto Makasar Jl. Nusantara, Makasar by Emma Rumawas
#LatePost A VERY LATE post, hahaha..ini foto saya ambil sekitar 4 bulan lalu, pas saya ada meeting di Makasar… Meeting selesaiii Makan enak..Langsung meluncur ke tempat yang katanya OK banget… Coto Makasar Nusantara Jl. Nusantara Makasar Kata bapak muchsin (supir mobil sewaan dan tour guide dadakan) Itu coto paling enak... Read more
Tahu Campur Bu Joko by Dian Sukmaningsih
Di Jakarta susah ketemu Tahu Campur yang endang gurindang. Tapi jangan khawatir, saya punya langganan tukang tahu campur yang jualan tidak begitu jauh dari rumah Ibu saya. Lokasinya di jalan arteri Pondok Indah. Posisinya di sebelah kiri jalan jika kita menuju ke Pondok Indah, sebelum komplek Kostrad. Awalnya kedai... Read more
Bingka Pontianak di Jogja by Nina Yusab Si Mlandhing
  Ini salah satu hasil kulineran di jogja kemarin… BINGKA PONTIANAK… yang jual cowok, masih muda, asli pontianak katanya… rasa bingkanya untuk lidahku enak, sayang aku tidak punya pembanding wong blom ngerasain aslinya di pontianak sana… teksturnya guyur-guyur lembut… manisnya itu yang aku gak kuat… andai dikurangin dikit bakalan... Read more
Roti Tisu Kopitiam XO Semarang
Entah kenapa disebutnya roti. Penampilannya sama sekali tidak mirip roti. Mirip tisu iya. Menurutku sih mirip crepes. Ada beberapa pilihan ‘rasa’. Yang original, coklat, keju. Asik buat dithithili sambil menunggu makan besar. *Kopitiam X.O Jl. Imam Bonjol, Semarang. Read more
Dibalik Nikmatnya Baso Beras, Gempol Pleret by Astri Damayanti
Dari namanya yaitu “gempol pleret” sudah menandakan kalau ini adalah makanan dari Jawa. Orang mungkin mengira nama pleret diambil dari nama penemu atau daerah asal makanan ini. Memang benar, pleret adalah sebuah nama tempat di daerah sekiar Pati Jawa Tengah. Pada zaman dulu hingga saat ini makanan ini memang... Read more