Mie Kopyok Semarang 4

Kamis, 5 Jan '12 14:06

Namanya memang mie kopyok, tapi apakah cara membuatnya dengan dikopyok (dikocok)? ah…tentu saja tidak. Hanya saja, kalo diperhatikan, penjual mie kopyok biasanya memasukan kuah-nya ke dalam botol, sehingga untuk membumbui mienya dengan kuah, botol tersebut harus dikopyok (dikocok). Setidaknya itu definisi menurut saya sih 

Ini adalah salah satu makanan khas Semarang. Beda daerah mungkin akan beda nama pula. Dulu Ibu saya sering menyebutnya “mie kere”. Kenapa? Karena mie ini tidak ada dagingnya. Iya, betul. Dalam mie kopyok ini kita tidak akan menemukan daging apapun. Anda akan menemukan didalam mie kopyok ini hanya ada tahu, kecambah, karak *krupuk gendar khas Solo* dan mie. Nah kalo Anda sedang kelaparan, ada akan menambahkan lontong didalamnya.

 

Di Semarang sendiri, ada penjual Mie Kopyok yang paling terkenal. Namanya Pak Dhuwur. Anda bisa menemui warung mie kopyok ini di Jalan Tunjung. Berdekatan dengan kantor PLN. Apa yang menjadikannya istimewa. Tentu saja rasanya. Padahal untuk membuat mie kopyok sendiri ngga susah loh. Bahannya pun simpel dan mudah didapat.

Bahan :

- Mie telur yang sudah di rebus, atau mie basah lainnya.
- Lontong
- Tahu pong, potong2
- Taoge yang besar-besar, diseduh dengan air panas.
- Kerupuk Karak (kerupuk gendar)
- Daun seledri, Bawang goreng
- Kecap

Bahan kuah :
- Bawang putih, haluskan
- Gula merah
- Garam
- Kecap
- Air secukupnya

Cara membuat :
1. Rebus semua bahan kuah hingga mendidih. Sisihkan.
2. Tata didalam piring, lontong, mie, taoge, tahu. Siram dengan kuah panas. Taburi dengan bawang goreng dan daun seledri yang telah diiris tipis. Tuang sedikit kecap diatasnya. Sajikan dengan kerupuk karak yang sedikit diremas. Jika suka pedas, bisa disajikan dengan cabe yg sudah direbus.

Menu yang sederhana dan murah. Lebih mantap lagi kalo rasa bawang kuat. Jadi lebih mantep 

Silahkan dicoba resep Mie Kopyok kali ini. Kalo pas ke Semarang dan jalan-jalan, jangan lupa juga mampir ke Pak Dhuwur, Jl. Tanjung Semarang.


Tag: mie kopyok semarang, mie kopyok

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

didi 0 0
Sering aku di ceritain suami soal Mie Kopyok ini..katanya langganan kantornya....Suara Merdeka kalau ada acara suka di borong..kayak mie apa rasanya ya Mba Ginuk..lha aku ngebayangin bahane kok cuma gt..gak ada kaldu2 nya blas..apa enak..hihi....lha pas suka jalan2..sama suami di tawrin makan di situ biar gak penasaran..rada males2 san..mending pilih makan yang lebih enak dan bergizi..hihi...
mlandhing 0 0
didi: ini mie seger kok... kuahnya itu manis gurih... ya memang jauh dari kaldu... kan memang biar tidak eneg...: )
didi 0 0
Iya Mba Nina..kata suamiku juga enak..cuma ..kalau pas jalan2 ke Semarang bawah dan di ajak makan di luar sama suami ya tentu pilih yang lebih..lebih enak..lebih mahal..dan lebih bagus tempatnya..hahaha..gak mau rugi...morotin suami..
mlandhing 0 0
didi: wakakaka... dasar dikau deh... yah, aku hanya bisa berdoa semoga suamimu tahan banting deh... *ngakak*

Silahkan login untuk memberikan pendapat