Trancam 10

Jumat, 18 Nov '11 06:47

Trancam….. eits, bukan “terancam” lho. Trancam ini bisa digolongkan sebagai cold salad-nya orang jawa. Sebenarnya mirip urap, tapi semua bahannya serba mentah, kecuali kalau pakai suwiran ayam, ya musti digoreng dulu lah. Mosok tho mau makan ayam mentah…waakkkss.

Nah resep trancam ini aku dapatkan dari ibu, yang mumpung saat ini masih sugeng, sehat wal afiat, aku 'kuras' semua ilmu dapurnya. Dan ini aku bisa postingkan semua resep yang beliau ingat. Kebanyakan adalah resep jaman rikiplik, yang kadang sudah tidak diingat lagi sama kita-kita yang sudah terlalu dimanja dengan hidangan serba instan.

BAHAN:
250 gr kacang panjang
100 gr taoge
2 mentimun
1/2 kelapa muda, parut
1/2 dada ayam, goreng, suwir

BUMBU dihaluskan:
5 bh cabai rawit merah
3 siung bawang putih
3 cm kencur
1 lbr daun jeruk purut
1/2 sdt terasi bakar
garam secukupnya

CARA MEMBUAT:

  • SAYUR: siangi semua sayuran. Kacang panjang potong melintang, tipis-tipis saja. Mentimun bagi empat memanjang, dan iris melintang, tipis-tipis juga. Taoge cukup buang ‘ekornya’.
  • Haluskan semua bumbu, masukkan kelapa parut, aduk hingga rata. Urapkan kelapa berbumbu ini di sayuran. Tambahkan daging ayam yang telah disuwir. Campur hingga rata.
  • Bila suka, tambahi dengan pucuk-pucuk daun kemangi. Sajikan

TIPS & TRIK:

  • Kalau tidak ada ayam goreng ya tidak usah pakai. Tetap sedap kok.
  • Untuk sayuran bisa saja disesuaikan dengan selera, asal sayuran tersebut bisa dikonsumsi mentah: daun pohpohan, mlandhing, pucuk daun jambu mete, irisan daun kunyit, dll.
  • Buat sesaat sebelum disajikan. Semakin segar, semakin nikmat.


Tag: mlandhing, kelapa, trancam, sayur mentah, kemangi, hidangan jawa

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

didi 0 0
Nek ibuku dulu ..malah daun2 ne aneh2..daun mangkukan di iris halus..daun pepaya mentah di iris halus..daun kunyit muda di iris halus..jan dulu kala tuch makannya malah sehat2 yoMbak..tinggalmetik di kebun semua..hihi..pantesan dulu aku langsing..hihi..
mlandhing 0 0
didi: iya... daun-daunan itu memang enak dikonsumsi mentah dengan bumbu trancam ini... : )

sebenarnya pekarangan rumah memang harus diberdayakan untuk sayuran sehari-hari... sayang sekarang semakin sedikit saja yang punya pekarangan... termasuk aku, yang bahkan untuk meletakkan 2-3 pot saja susah... hiks... *sedih*
didi 0 0
Betul itu Mba...sekarang kalau mau masak kurang bumbu simple aja ..misal kencur..atau daun pandan dan gak ada persediaan..gak jd masak..klu di rumahku di Yogya..ada semua bumbu dan sayur2 an..kalu rumah Semarang halaman belakang masih lumayan dech Mba buat bertanam ria..tapi kayake tanganku panas..kalau nanem apa2 mati melulu..haha..nanen cabe ja udah berbuah langsung mati..jd males..orang bershio naga gitu lho..cocoknya megang kompor..yang panas2 juga..msak..haha.....................
mlandhing 0 0
didi: wadhuh, kok mati semua? wah, sedih dong gak bisa nanem apa-apa... : (

di kontrakanku dulu lumayan ada halaman, jadi sempat bertanam salam, pandan dan daun jeruk purut... lumayan kalo butuh tinggal petik.
didi 0 0
shio Naga..emang gak cocok bercocok tanam Mbak......hehe....adi kalau butuh bumbu mendesak ya pesan tukang sayur aja..haha
mlandhing 0 0
didi: hehehe... baru tahu shio bicara soal tanaman... bukannya unsur-nya yang bicara ya... atau, jangan-jangan kau naga api ya... menghanguskan dong... : p
didi 0 0
Heeh...betul..naga api Mba.........
mlandhing 0 0
didi: didi: whoaaa... pantes....: p: p
Chetya 0 0
Salam kenal...pendatang baru neh... : )
trancam termasuk makanan favorit dan murmer. Klo adik pulkam dr medan k sby, tiap hr minta sarapan trancam. Untuk ayam d ganti sm tempe goreng ato tempe bakar trs d campur jd satu sm bahan trancam lainnya....yuummmyyyyy.... : )
mlandhing 0 0
Chetya: iya mbak... memang seger banget sih trancam ini... seger gurih... hehehe...: )

salam kenal juga ya... : )

Silahkan login untuk memberikan pendapat