Jenang Gempol 4

Rabu, 9 Nov '11 20:47

Dulu sewaktu kecil, kami sering membeli jenang gempol di Pasar Waru - Ngadiwinatan, Yogyakarta. Disebut Pasar Waru karena pasar kecil itu ada di bawah pohon-pohon waru yang rindang.

Beberapa saat lalu, si mlandhing ini sempat mampir ke sana. Pohon warunya sudah bablas. Pasarnya masih. Yang jualan sebagian sudah ganti wajah, regenerasi. Tapi simbok penjual jenang gempol masih setia jualan, meski saat ini jualannya sudah diplastik, tidak lagi pakai daun pisang. Dan simbok gempol bilang jualan hanya pada hari Sabtu & Minggu pagi saja.

Kangen aku dengan jenang gempol. Kangen makan dengan pincuk daun pisang dan suru. Dhuh. Di Jakarta mana ada ya yang jualan jenang gempol? Terpaksa bikin sendiri deh.

Jenang gempol terdiri dari 2 jenis masakan dalam satu kesatuan: gempol beras dan bubur sumsum gula merah.

BAHAN GEMPOL:
500 gr tepung beras baru
5 sdm tepung kanji
santan encer secukupnya
2 sdt garam
1 lt santan dari 1 bh kelapa
2 lbr daun pandan

CARA MEMBUAT:

  • Adoni tepung beras, tepung kanji dan 1 sdt garam dengan santan encer secukupnya, asal adonan bisa dipulung. Bentuk bulat-bulat sebesar kelereng.
  • Kukus gempol beras ini hingga matang. Tiriskan.
  • Rebus santan bersama daun pandan dan 1 sdt garam, dengan api kecil saja. Jaga santan jangan sampai pecah.
  • Masukkan gempol beras hingga mendidih sekali lagi.
  • Sajikan bersama bubur sumsum gula merah.
  • TIPS & TRIK:

  • Gunakan tepung beras yang baru digiling. Kalau tidak ada, gunakan tepung beras yang biasa dijual di pasaran, tapi kurangi 100 gr tepungnya, tambahkan 100 gr beras menir (beras hancur).

  • Tag: gempol pleret, yogyakarta, gempol

    Sebarkan Digg Delicious MySpace

    Terkait:

    Komentar:

    miayam 0 0
    Hmm, saya suka bubur manis semacam ini. Bikin, ahh.. : D


    Makasih resepnya ya, mbak : )
    mlandhing 0 0
    miayam: sama-sama... kalo dah jadi lempar kesini sepiring yak... : D
    den Koplak 0 0
    nyam-nyam,, suwun Yu Mlandhing...
    mlandhing 0 0
    den Koplak: lanjut mas... sambil dikendhangi atau gimana nih? : )

    Silahkan login untuk memberikan pendapat