Sega Jamblang 5
Senin, 25 Jul '11 06:46
Sega Jamblang atau Nasi Jamblang ini adalah hidangan khas Cirebon. Di kota ini yang sudah terkenal adalah Sega Jamblang Mang Dul di Jl Cipto... cuma, pas turun dari kereta kemarin, Mlandhing justru sengaja nyampering kaki lima Sega Jamblang di depan stasiun saja.
Mlandhing ingin membuktikan, konon semua sega jamblang asik disantap. Dan memang pameo itu terbukti. Meski kecil saja kaki lima ini, hanya berbekal 1 meja, si penjual sudah dikerubutin pembeli: dari yang selesai olahraga, atau penumpang yang keluar dari stasiun, atau bahkan yang sengaja datang untuk sekedar sarapan, makan nasi jamblang depan stasiun kereta ini.
Nasi Jamblang memang unik. Nama Jamblang sendiri katanya berasal dari sebuah desa di Kabupaten Cirebon. Orang-orang desa Jamblang inilah yang biasanya berjualan nasi khas ini. Khasnya karena nasi dibungkus dengan daun jati. jadi nanti kalau ada yang beli, ya tinggal dibukakan nasi itu dan disajikan lengkap dengan alas daun jatinya. Jangan kaget kalau ditanya nasinya mau berapa, maklum, karena nasinya itu cuma sekepalan tangan saja. Jadi biasanya satu orang akan minta nasi 2 atau 3 bungkus.
Nah, yang seru soal lauk. Penjual sega jamblang ini tugasnya cuma membukakan nasi jamblang dan menaruh sedaun-daun jatinya di piring. Soal lauk, ya pembeli sendiri yang 'melayani' diri sendiri alias buffet. Ambil saja apa yang tersedia di meja sesuai selera: dari telor dadar sampai telor pedas, ada. Mau daging empal atau cumi asin ada. Paru goreng tak ketinggalan unjuk gigi. Ingin tempe tahu goreng tersedia. Serunya ada sate kentang segala, yang dibumbu gurih dan disunduki serasa sate. Pokoknya urusan laun pauk ini ramai bener. Puas.
Yang penting jangan lupa tadi makan lauk apa saja. Soalnya penjual tidak bakalan memperhatikan kita tadi ambil lauk berapa jenis dan berapa banyak. Untuk mereka ini urusan kejujuran pembeli saja. Kok nggak takut ditipu ya?
"Soal itu urusan pembeli saja lah, latihan jujur. Saya sih ikhlas saja"
Hm, latihan anti korupsi a la Nasi Jamblang rupanya.
Oh iya, kalau makan Sega atau nasi Jamblang di depan stasiun Cirebon ini, jangan ketinggalan sambal gorengnya. Josss. Pedas dan asinnya pas. Signature-nya rupanya si sambal goreng ini.
Soal rasa, nggak kalah kok Nasi Jamblang di kaki lima ini dengan Nasi Jamblang Mang Dul.
Harganya juga terjangkau saja. Bisa kok kita makan dengan harga 3 ribi sampai belasan ribu. Seru. Tergantung jenis pilihan lauk lah.
Mlandhing janji kalau ke Cirebon, tidak akan pernah melewatkan Nasi Jamblang ini. Serius. Selamat berjamblang ria ya.
(gambar dipinjam dari sini)
Tag: Makanan khas, cirebon
Terkait:
-
Lumpia Gang Lombok
Kamis, 6 Okt '11 17:58 -
Orem Orem AREMA
Selasa, 16 Mar '10 09:19
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
didi: Nendang Banget
-
sabishigaru: Nendang Banget

Komentar:
soal rasa rame-rame... aku lihat kok gak manis-manis amat, cenderung asin kayaknya... untukku sih pas.
Silahkan login untuk memberikan pendapat