Nugget Kedelai 15

Rabu, 29 Jun '11 15:00

Sumber gambar di sini
Saya sejak remaja memang suka sekali memasak. Orang-orang di sekitar saya juga banyak yang bilang, saya memang berbakat memasak. Dari bermacam-macam kue hingga lauk pauk, saya bisa membuatnya. Apalagi sebagai perempuan Sambas saya harus bisa memasak sebagai bukti bahwa saya sudah siap untuk dipersunting. Walaupun sampai saya mahir memasak belum ada satu lelaki pun yang melamar saya.
Baru-baru ini di rumah kontrakan saya yang terdiri dari tiga buah kamar semakin ramai dengan kedatangan dua saudara saya. Ada kakak sulung dan adik bungsu saya. Adik saya yang baru berusia 5 tahun beberapa bulan itu rencananya akan bersekolah di sini (Pontianak) jadi kakak saya ikut datang untuk menjaganya dan membuka usaha makanan juga di sini.
Setiap pagi kakak sulung saya selalu menyiapkan susu kedelai untuk sarapan. Susu ini dibuat sendiri di rumah sehingga ada ampas kacang kedelai yang tersisa. Ampas ini biasanya tidak terpakai. Nah karena saya ingin membuat gorengan dari kacang ini saya mencoba resep karangan sendiri.
Sebutir telur saya kosok dengan sesendok makan masako dan saya cincang beberapa batang daun bawang dan daun sop. Kemudian saya campurkan sedikit tepung di dalam adonan telur, masako, daun bawang, daun sop, dan ampas kedelai sisa membuat air tahu.
Adonannya tidak terlalu kental tidak pula terlalu encer. Lalu saya goreng sesendok demi sesendok hingga kuning kecoklatan. Siap disajikan dengan saos pedas. Ternyata gorengan ini mirip dengan nugget dan teksturnya sedikit lebih kasar dari tahu.
Mau coba? Ayo buruan bikin air tahu sehingga mendapatkan ampas kedelai yang bisa dibuat nugget.


Tag: nugget kedelai

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

didi 0 0
O Hani..jangan menyerah..pasti akan datang Pangeran yang melamar mu..hihi..( Gaya ku sambil mengangkat 2 tangan ke atas a la drama Korea..Semangat..Semangat..)
mlandhing 0 0
honeylizious: top... ide bagus tuh memanfaatkan ampas, secsra aku yakin masih ada nilai gizinya.... mana bikinnya gampang banget... dicobain deh! : )

eerrr, nanya dong... daun bawang aku tahu, kalau daun sop itu apa daun seledri ya?
honeylizious 0 0
didi: semangat bundaaaaa.... : D


mlandhing: iya, masih ada seratnya bunda, ayo cobain juga, tambahkan sayuran lainnya kalau suka, iya daun sop itu daun seledri... lupa kalau itu bahasa daerah : D
mlandhing 0 0
honeylizious: hehehe... sudah kuduga kalau itu daun seledri... jadi kalau belanja ke pasar sambas, jadi tahu deh kalo musti nyebutnya daun sop... : D
honeylizious 0 0
mlandhing: iya bundaaaa.... *hug*
mlandhing 0 0
honeylizious: asik... ada istilah-istilah lain nggak yang beda gitu untuk bahan lain?
honeylizious 0 0
mlandhing: belacan = terasi, gule merah = gula jawa, tepung gandum = tepung terigu, apalagi ya? banyak sih, tapi bingung mau ingat satu-satu
mlandhing 0 0
honeylizious: sebenarnya hampir mirip-mirip lah ya... btw, kalau gandum mah sama dengan jogja.... cuma, memang di jakarta ini kalo orang dimintain gandum, pada bingung... tahunya terigu.
honeylizious 0 0
mlandhing: ehehhehehe... : D
didi 0 0
Hani ke mana ya..gak nongol2 puasa..pasti lagi berburu sotong pongkong..hihi...
honeylizious 0 0
didi: nyiahahahaha... Mau nulis lagi kok bunda...
mlandhing 0 0
honeylizious: hani, di kalimantan situ kalo pas puasa apa yang seru? tulis dong, biar kita tahu kebiasaan-kebiasaan tempat lain... : )
honeylizious 0 0
mlandhing: hmmmm hani sih siaran sahur ya? jadinya tiap hari rutinitasnya sama aja... tapi boleh nih ntar hani liat2 keadaan di sini... apa aja sih yang berbeda... hehehe
mlandhing 0 0
honeylizious: hikss... jadi kangen siaran subuh-subuh... saat suara masih nggak jelas... saat suasana di luar ruangan siaran masih sepi... : (
honeylizious 0 0
mlandhing: jangan sedih bundaaaa : D

Silahkan login untuk memberikan pendapat