Sambal Goreng Kulit Rambai 10

Minggu, 9 Jan '11 18:22

Di desa saya ada buah yang di sebut buah Ulap. Kalo nggak salah sih namanya buah rambai. Tapi ini bahasa melayunya. Bahasa Indonesianya kayaknya sama sih…

Terinspirasi dari tulisan-tulisan sebelumnya yang ngomongin kulit buah nih. Saya jadi ingat dengan masakan dari kulit buah rambai.

Udah lama juga nggak nulis di sini…

Soalnya saya lagi galau…

Semuanya dicurahkan di blog pribadi. Kasian kalo blog sini yang penuh dengan air mata. *berlinang-linang. Malah jadi curhat.

Buat bunda-bunda pengasuh LangsungEnak. Nih bahan-bahannya. Gampang banget kok…

  1. Kulit buah rambai secukupnya, semangkok deh biar nggak kebanyakan. Dipotong kayak motong bawang bombay gitu, panjang-panjang, jangan terlalu kecil ya?
  2. Ikan teri setengah ons, buat yang suka bisa ditambahkan.
  3. Cabai kering beberapa buah, buat yang suka pedas bisa ditambah, cabai bisa diganti dengan cabai basah, tergantung yang mana yang lebih murah. *hahahahhahahha
  4. Minyak goreng beberapa sendok makan untuk menumis sambal, Bunda LangsungEnak pasti lebih tahu dong ya?
  5. Terasi seukuran ibu jari, jangan diukur pake jari gajah, kasian yang makan.
  6. Masako, saya nggak suka vetsin, jadi pakenya masako sapi sebungkus yang harga 300 perak.
  7. Gula sedikit.
  8. Bawang merah 5 siung (boleh tambah) dan bawang putih 1 siung (mau tambah? Boyeh-boyeh aja!)
  9. Air secukupnya.

Cara memasak:

  1. Haluskan cabai, bawang, dan terasi, diulek deh biar enak.
  2. Terus tumis cabai sampai harum lalu masukan teri. Kemudian tambahkan kulit buah rambai yang telah dipotong-potong.
  3. Masukan masako dan gula. Kalo kurang asin tambahkan garam. Tapi teri sudah cukup asin. Biarkan mendidih. Dicicip dulu. Udah pas atau belum. Kalo terlalu asin tambahkan air. Kalo tawar masaknya agak lama biar airnya menguap.

Kalo nggak suka terasi bisa nggak dipake kok. Dicoba ya? Rasanya kayak buah belimbing wuluh gitu. Tapi nggak seasem buah itu sih. Kalo di rumah saya biasanya belimbing wuluh juga dimasak dengan cara seperti ini. Saya suka dua-duanya. Asem-asem pedes!

Hehehhehe…

Selamat berkreasi!


Tag: buah rambai, kulit buah

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

mlandhing 0 0
honeylizious: wadhuh, buah rambai kayak apa ya? kok mirip buah menteng ya... apakah sama?

sepertinya rasanya seru... asam asin pedas... hm, menyelerakan.
honeylizious 0 0
mlandhing: haduh apa ya namanya?

mirip duku dan langsat...

tapi asem...

hehehehe....
didi 0 0
Kalau di Jawa buah Kokosan kali yach..wah rasanya kan asem banget..gimana klu jadi masakan yach?..
honeylizious 0 0
didi: mungkin Bunda... nggak tau juga.. tapi bener nih asemmmm...

: D
didi 0 0
Iya..bener..itu kayak duku tai yang versi duku kampung..hehe..soalnya harga duku kan mahal..klu ini murah anget..sekilo cuman 3 ribu kayaknya..
honeylizious 0 0
didi: iya murah... klo ditempat hani biasa 1000 perak satu ikat... hehehe
mlandhing 0 0
honeylizious: aku curiga bukan duku... kalau duku kan bulirnya agak banyak 5-6 gt... nah yang ini bulirnya 3 gitu kah? *masih penasaran*
honeylizious 0 0
mlandhing: iya yang bulirnya 3, bukan duku tapi sodara tirinya...

: D
didi 0 0
mlandhing: Namanya kokosan Mba..masakdi Tangerang gak ada tho? Kulitnya tipis..getahnya banyak..buahnya sem banget..walau ada juga yang sedikit manis..tapi dominan ya asemnya...dulu di Yogya malah punya pohonnya di pekarangan..sekarang emang udah agak jarang ada sich...
honeylizious 0 0
didi: namanya rambai atau ulap di tempat sayah, susah ya kalo beda sebutannya, jadi membingungkan juga

Silahkan login untuk memberikan pendapat