Tongseng Jamu Yogyakarta 13

Kamis, 13 Mei '10 01:25

Tongseng memang makanan yang menggugah selera kita. Rasa legit dari daging yang terrendam kuah yang hangat. Terlebih saat cuaca sedang dingin-dinginnya membuat tongseng menjadi lebih nikmat untuk disantap. Umumnya tongseng menggunakan bahan dasar daging kambing. Akan tetapi berbeda dengan tongseng yang satu ini.

Tongseng jamu menggunakan bahan dasar daging anjing, tentu bukan anjing jenis anjing hias atau peliharaan, melainkan anjing biasa/kampung, anjing yang harganya murah. Tongseng jamu memiliki khasiat untuk meningkatkan vitalitas bagi para lelaki dan mengobati penyakit kulit (gatal-gatal), setidaknya dengan memakannya secara rutin rata-rata selama 3-7hr (untuk pengobatan). Selain mengobati secara alami, rasanya juga tetap enak kok. Bisa dibilang rasanya mirip dengan tongseng kambing. Perbedaannya dengan tongseng kambing hanya pada tingkat ‘panas’ dari daging tersebut, daging anjing memiliki tingkat ‘panas’ yang lebih tinggi daripada daging kambing. Ini yang membuat daging anjing bisa meningkatkan vitalitas dan menyembuhkan penyakit kulit (gatal-gatal), tentu dengan dicampur bumbu rahasia yang mendukungnya. Harganya lebih murah daripada tongseng kambing, ada yang harga 6000, ada juga yang harganya 8000/porsi. Khasiat sudah ane buktikan sendiri lho :-D.

Kalo ada teman-teman yang berkenan mencoba, ini ane kasih beberapa alamatnya, khusus daerah Jogja ya J:

  • Warung kaki lima B1(daging anjing) + B2 (daging babi), Jl. C. Simanjuntak. Sebelah Timur Terminal Terban.
  • Sengsu (Tongseng Asu) Terminal Jombor - Warung Tongseng Jamu. Terminal Bus Jombor, Jl. Magelang.
  • Warung kaki lima Tongseng Jamu. Jl. Abubakar Ali Sebelah Timur Jembatan Kewek/barat kedai kopi Semesta.
  • Warung Tongseng Jamu. Jl. Janti Gedongkuning, barat JEC. Buka malam hari.
  • Warung kaki lima Tongseng Jamu. Perempatan Jetis depan STM Jetis. Buka malam hari .
  • Warung kaki lima Tongseng Jamu. Utara Perempatan Pingit Jl. Magelang. Buka malam hari.
  • Warung kaki lima Tongseng Jamu, bawah jembatan jalan layang janti. Buka malam hari.
  • Warung kaki lima Tongseng Jamu. Jl. Dr. Sutomo, depan bioskop Mataram. Buka malam hari.
  • Warung Tongseng Jamu. Timur pintu gerbang bandara, selatan makam, buka sore sampai malam.


Tag: tongseng, jamu

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

mlandhing 0 0
hm... haram kali ya kalau buat yang muslim? tapi untuk urusan gatal-gatal kulit, daging anjing dan daging ukar memang jossss...

dulu sekali waktu mlandhing masih bocah, ingat banget pernah disuruh makan sate jamu ini.... hehehe... maklum, kulit emang geradhakan.... rasanya emang kayak daging yang lain, seratnya aja lebih lebut....

cuma, seksrang ini mau makan lagi kok nggak punya alasan... jadi, enggak berani nyoba...hehehe
chaos 0 0
sepakat sama yg di atas deh... : )
rasarab 0 0
Yang deket daerah melia purosani juga enak bro
ya emang makanan exklusif, kalangan terbatas aja yang demen
mlandhing 0 0
rasarab: iya... aku aja yang dulu sewaktu kecil pernah nyoba, sekarang gamang mau konsumsi lagi.... : D
rasarab 0 0
mlandhing: Hahahaha iya sih ane juga udah jarang banget, dulu terahir sepertinya waktu sma, tapi masakan ini masih eksis di jogja
mlandhing 0 0
rasarab: kayaknya di beberapa kota di jawa ada aja kok yang jual tongseng jamu gini...

chaos: jadi mikir, darimana ya mereka dapat bahan bakunya? jangan-jangan menculik anjing liar di jalanan gitu ya?
chaos 0 0
mlandhing: ada yg jual kok di pasar...anjing-anjing kampung gt...
mlandhing 0 0
chaos: oh ya? baru tahu deh... kayak di pasar ngasem gt ya?

eh, dengar-dengar pasar ngasem yang legendaris itu pindah lokasi ya?
chaos 0 0
mlandhing: yups...sekarang pindah di jln bantul..
thedidimus 0 0
ini daging yg paling enak di antara hewan lainnya...hee..hee..hee..heee...
mlandhing 1 suka | 0
thedidimus: waaa... penyuka waung rupanya... : p: p
thedidimus 0 0
haa.haaa...enak je mbk mlanding...
mlandhing 0 0
thedidimus: mbiyen rumangsaku yo enak... mung sekarang mau nyoba awang-awangen... hehehe

Silahkan login untuk memberikan pendapat