Legen, Minuman Tradisional yang Menyegarkan 6

Senin, 10 Mei '10 00:26

Minuman tradisional dari nira atau bahan pembuat gula yang disuling dari pohon aren, siwalan dan atau kelapa yang cukup asing untuk beberapa orang, itulah Legen. Selain menyegarkan, ternyata ditemukan beberapa fakta bahwa Legen bisa membantu kesehatan fungsi ginjal. Bahkan ada beberapa jenis Legen (tergantung dari kualitas pohon) yang bisa mengobati penyakit impotensi. Tetapi perlu hati-hati dalam memilih Legen, karena terkadang ada yang memalsukannya, dengan artian Legen sintetik. Untuk memastikan itu Legen asli biasanya berwarna seperti air kelapa namun lebih keruh, dan agak kental, serta rasanya manis tanpa ada pahit seperti kalo kita minum minuman yang ngandung sakarin.

Legen akan menjadi minuman yang menyegarkan sekaligus menyehatkan bila masih berusia 0 hingga 2 hari. Jika sudah lewat dari dua hari, maka legen akan berubah menjadi tuak muda yang akan memiliki kadar alkohol di bawah 2%. Semakin lama rentan waktu yang dilewati legen, maka semakin banyak pula kadar alkohol yang ada di dalamnya, yang artinya legen tersebut sudah menjadi tuak yang memabukkan.

Sayangnya gak tiap daerah ada minuman legen. Sejauh yang ane tau, legen itu terkenalnya di daerah tuban dan lamongan, kemudian daerah-daerah di sekitarnya, dan salah satunya Yogyakarta. Berhubung ane domisili di Yogyakarta, ini ane kasih tau tempat-tempat yang selama ini pernah ane lewati dan ada penampakan orang jualan legen, silahkan di pantau:

  1. Depan Kantor Kecamatan Ngampilan, penampakan biasanya muncul antara jam 13.00-16.00.
  2. Daerah Alun-alun Selatan, silahkan diputerin aja Alun-alunnya ntar bakln nemu kok. Biasanya penampakan ada di daerah sekitar situ jam 11-an sampai 5-an.
  3. Kantor Walikota ke utara + 100m, jam 2 siang juga udah ada kok penampakannya.

Pokoknya tiap penampakkan pasti naik sepeda dengan atribut bumbung-bumbung di sepedanya. Tenang, harga terjangkau. Paling mahal cuma 2000 rupiah aja. Khusus untuk yang di utara Kantor Walikota, jualannya pake gerobak dorong, jual buah siwalannya juga lho.


Tag: Legen

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

rasarab 0 0
emang mantab bro, ane sering mampir yang di utara balaikota. mana murah lagi cuma 1000/gelas nya. mayan maknyos kalu di minum siang siang pulang ngampus ; )
chaos 0 0
rasarab: kan ada siwalannya juga tuh kalo yg ad di utara balaikota...enak lho,kayak kolang-kaling tp rasa 'degan'
mlandhing 0 0
chaos: nah yang siwalan ini top bgt... dulu pas hamil anak kedua, kayaknya ngidamnya ini deh... setiap ada abang=abang penjaja siwalan lewat, pasti langsung dicegat.... : D
rasarab 0 0
chaos: mlandhing: iya ada siwalannya juga, kenyil kenyil kayak agar agar, murah banget lo itu yang di balai kota, yang udah di kemasi aja gak lebih dari 10.000
tapi jangan terlalu sering minum, kata orang orang sih gak bagus. apalagi kalau di simpen lama lama tar bisa bikin mabuk. coz kayak tape nanti jadi
mlandhing 0 0
rasarab: eh, bukannya orang justru banyak yg mencari legen yang sudah terfermentasi beberapa lama? ya ngejar kadar alkoholnya yang tambah tinggi itu.

jujur, aku sih lebih suka legen yang baru dideres... segar, manis, tanpa akohol.
chaos 0 0
rasarab: kalo yang udah difermentasiin emang niatnya buat di jadiin tuak bro, sengaja buat minuman memabukkan.....eh kok siwalannya mahal banget???aq aj dl beli 1 plastik, isi lima buah, cuma 4rb lho..di tempat itu juga kok aq belinya

Silahkan login untuk memberikan pendapat