Canteen yang Bukan Kantin 3
Rabu, 14 Apr '10 21:53
Makanan paling enak itu yang gratis, setuju? :D
Ketika seorang teman menyatakan bakal melunasi janji traktirannya di Pacific Place, saya langsung browsing sana-sini enaknya makan di mana. Setelah membandingkan review ini-itu akhirnya saya memutuskan "menodong" si teman di Canteen, restoran yang jadi satu dengan toko buku (ak.'sa.ra) di lantai 4 PP.
Tempatnya cozy, didominasi dinding bata ekspos, jadi warnanya hangat dan nyaman. Karena makannya pas waktu siang di hari kerja, banyak orang kantoran yang datang, dalam waktu sejam itu Canteen penuhhh sampai mas dan mbak pelayannya rada kewalahan.
Saya memesan Gnocchi with Cheese Fondue (Rp 45 ribu -- tersedia juga yang dengan saus tomat, Rp 35 ribu), Angel Hair Diablo with Fresh Prawns (lupa harga persisnya, yang jelas lebih dari Rp 40 ribu), dan segelas Passion Lemon Grass (> Rp 25 ribu). Teman saya memilih sejenis mi dengan salmon bersaus Teriyaki, nama persisnya lupa (juga lebih dari Rp 40 ribu), dan Iced Lemon Tea.
Ketika Gnocchi datang, saya agak kaget karena bentuknya entah bagaimana mengingatkan saya pada ulat sutera berselimut keju hahaha Tapi rasanya sih enaaaaak. Olahan kentang yang agak kenyal, dengan saus yang enaaaaak, surgawi! *lebay* Tetep aja nggak mantap kalau nggak pakai cabe hahaha.... dasar maniak pedas :p
Gnocchi kami anggap makanan pembuka buat berdua... Ternyata lumayan mengenyangkan, jadi saran saya kalau kamu mau coba, enaknya dimakan ramai-ramai.
Berikutnya si Angel Hair Diablo. Hoho namanya menyeramkan (diablo = setan!), saya pikir olahan pasta mirip spaghetti tapi lebih mungil itu bakal pedaaaas. Eh eh eh ternyata cuma warna sausnya aja yang nyeremin, oranye kemerahan. Warna itu didapat dari saus tomat, bukan saus sambal ahaha... Jadi ya nggak nendang. Kembali saya taburkan cabe kering dengan porsi yang agak biadab... baru deh terasa lebih sedap.
Anyway saya nggak salah pilih minum, Passion Lemon Grass yang didominasi buah markisa terasa segaaaar.
Setelah makanan habis dan ngobrol melantur ke sana kemari, saatnya memesan makanan penutup! Yaaaay! (I have a sweet tooth indeed!)
Pilihan saya jatuh pada Tiramisu (Rp 35 ribu), sedangkan si penraktir Warm Banana Cake with Ice Cream (Rp 35 ribu).
Tiramisunya wuenaaaak! Ringan, tidak cake-y (saya nggak begitu suka tipe Tiramisu yang begitu), dengan takaran keju mascarpone yang pas (beberapa toko kue membuat Tiramisu dengan keju yang terlalu banyak, jadi eneg). Recommended!
Teman saya bilang dessert yang dia pilih juga enak. Tapi kok tampang si kue pisang itu nggak seksi ya hehehe, mana piringnya panjang (sepanjang nama dessert itu? ) pula, es krimnya dipisah sama cake-nya. Padahal kan enaknya kalau cake a la mode (pakai es krim), kue dan es krim ditempatkan dekat supaya lumeran es krimnya menyerap di si kue. *protes mulu*
All in all, lidah puas, perut kenyang, dompet (saya) utuh. Mata teman saya rada melotot pas lihat bonnya yang sekitar Rp 350 ribu hahaha... Canteen yang ini harganya beda jauh dengan kantin sekolah dulu. Sepertinya dia tidak sesenang saya, siang itu :D
Tag: canteen, Pacific Place
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
mlandhing: Dua Jempol
Komentar:
btw, lihat wujudnya, aku kok terkapar sama Gnocchi-nya... rekomended gak?
saya mau coba yang versi saos tomatnya ah... tapi nyari penyandang dananya dulu hehehe
Silahkan login untuk memberikan pendapat