Semur Banten atau Rabeg 0

Selasa, 23 Feb '10 13:18

Rabeg ini adalah hidangan khas dari Serang - Banten. Bisa disebut inilah Semur Banten. Bentuknya mirip semur daging pada umumnya tapi lebih berkuah. Masakan ini terbuat dari daging kambing dan/atau campuran jeroannya. Boleh dikata, Rabeg ini adalah hasil akulturasi percampuran budaya antara pemukim arab di banten dan budaya banten sendiri tentunya.

Konon hidangan ini merupakan hidangan istimewa Kasultanan Banten. Rabeg saat ini sering menjadi menu khas yang biasa disajikan saat upacara selamatan atau pesta adat, khususnya saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan selamatan akikah kelahiran anak.

Membuatnya mudah saja. Semua bumbunya serba diiris, nggak ada yang diuleg. Mau coba?

BAHAN:
500 gr daging kambing
1,5 lt air panas
3 lbr daun salam
2 cm lengkuas, memarkan

BUMBU:
8 siung bawang merah, iris tipis
3 siung bawang putih, iris tipis
10 bh cabai rawit
5 cm jahe, memarkan
1/4 sdt pala bubuk
3 cm kayu manis
2 sdm cuka
5 sdm kecap manis
1 sdt garam
3 sdm minyak goreng

PELENGKAP:
bawang goreng secukupnya

CARA MEMBUAT:

  • Rebus daging kambing dengan air hingga mendidih. Buang airnya. Rebus kembali dengan menuangkan 1,5 lt air panas. Tambahkan daun salam dan lengkuas, rebus dengan api kecil hingga daging kambing empuk. Iris-iris dadu daging kambing, sisihkan.
  • Tumis bawang merah, bawang putih, jahe dan cabai rawit hingga harum. Masukkan daging kambing berikut kaldunya.
  • Tambahkan pala, kayu manis, cuka, kecap dan garam. Biarkan mendidih sekali, baru masukkan daging kambing. Rebus hingga bumbu meresap.
  • Sajikan dengan menaburkan bawang goreng diatasnya.

TIPS & TRIK:

  • Rebusan pertama daging lebih baik dibuang agar lemaknya terbuang. Disamping itu untuk mengurangi anyir bau kambingnya. Tapi bila suka, boleh aja kok rebusan pertama ini langsung dipakai. Masukkan saja daun salam dan lengkuasnya di rebusan tersebut.


Tag: daging kambing, rabeg, serang, banten

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

Silahkan login untuk memberikan pendapat