Rujak Bebek yang Selalu Pedas 6
Senin, 22 Feb '10 16:04
Ketika sedang bekerja dari rumah sore ini, mendadak saya pengen makan yang segar-segar. Maklum, Bogor kalau sedang nggak hujan malah panaaas banget.. Nggak tahunya, seorang tetangga sedang membeli rujak bebek. Suaranya yang khas (ulekan kayu panjang beradu dengan jublek) membuat saya ngiler sama si rujak segar.
“Bebek” di sini artinya tumbuk, bukan hewan berparuh itu. Huruf “e” dibaca seperti dalam “ketan”, bukan “ember”. Sepertinya dari bahasa Sunda, please CMIIW. Rujak bebek ini salah satu jajanan favorit saudara-saudara saya, seperti banyak perempuan Sunda lainnya yang juga menyukai rujak.
Buah-buahan untuk rujak bebek selalu buah-buahan lokal, dengan kualitas yang tidak selalu baik. Buahnya biasanya masih agak mentah, terkadang malah nggak dikupas dulu. Jambu air, nanas, ubi merah, pisang batu, jambu kelutuk, kedondong dan bengkoang adalah buah-buahan lazim digunakan. Selain itu, ada juga buah huni dan lobi-lobi yang musiman dan semakin jarang ditemukan. Ah, jadi sedih mengingat banyaknya buah-buahan lokal yang semakin hilang saja dari pasaran.... :(
Bumbunya sederhana: garam bata, terasi yang merah, gula merah, garam dan cabe rawit. Walaupun anda memesan tidak pedas, biasanya rujaknya tetap terasa pedas. Sisa cabe yang tertinggal di ulekan dari pemesan sebelumnya. :D
Setelah dibebek dengan berisik, rujak biasanya dituang ke daun pisang yang dibentuk seperti pincuk. Tapi banyak tukang rujak bebek yang sekarang malah menggunakan gelas dan sendok plastik. Rujak seharga empat ribu yang saya beli tadi juga menggunakan sendok plastik yang sepertinya tidak dicuci dulu. Rasa asam pedasnya memang sungguh menyegarkan. Bila sakit perut kemudian, mungkin nasib sial untuk sampeyan.. hehehe!
Tag: rujak buah, buah-buahan lokal, jajanan Bogor, pedagang keliling
Terkait:
-
Buah Kemang nan Menyegarkan
Senin, 4 Jan '10 16:15
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
Wahyu Budiyono: Dua Jempol
-
mlandhing: Hambar
Komentar:
btw, lo dah nyobain rujak es krim belom?
nonadita: suara tumbukannya emang mengundang jeng... tapi aku sepakat, rujak ini memang selalu enak, apalagi kalau dikasih lobi-lobi... wuiihhh.... SEDAP!
ga kebayang kalo bebek beneran
ternyata tu bebek (baca : e'')
kayanya pedeees nya nendang
Silahkan login untuk memberikan pendapat