Pempek Sosis, Pempek Jenis Baru 4

Jumat, 12 Feb '10 15:01

Seperti yang pernah saya tulis diwaktu yang lalu mengenai Pempek dan sejarah beserta keluarganya, kali ini ada satu lagi inovasi yang dilakukan oleh salah satu rumah makan yang masih berada di jalan Veteran kota Palembang terhadap makanan khas kota ini. Namanya Pempek Sosis. Ya, ini pempek jenis baru. Menurut pemilik restoran Sumatera, tempat yang menjual pempek ini, pempek ini adalah hasil ide kreatifnya yang bosan dengan sajian pempek yang itu-itu saja. Maka suatu hari ia yang memang menjual berbagai jenis makanan impor sejenis Hotdog, Burger dan roti bakar ini, iseng membalut sosis dengan adonan pempek yang kemudian dibentuk lenjer. Setelah hasil ide iseng ini disajikan kepada para pelanggan ternyata mendapat tempat. Lalu ia mencoba lagi dengan varian pempek yang lain seperti kapal selam dan telor kecil. Dan seperti yang sudah didiuga sebelumnya, Pempek Sosis kahirnya menjadi salah satu merek dagang dari restoran ini.

Letaknya pun tidak begitu jauh dari Rumah Makan Nusantara yang menjual Nasi Goreng Merah sekitar 30 meter. Harga Pempek Sosis ini pun relatif sama dengan Pempek pada umumnya, berkisar antara Rp. 2.000,- untuk yang kecil dan Lenjer dan Rp. 15.000,- untuk kapal selam. Sama seperti Nasi Goreng Merah, Pempek Sosis hanya terbatas sampai sore, karena memang dibuat terbatas dan peminatnya pun sudah tetap. Oleh sebab itu, jika Anda ingin seperti Pak Bondan Winarno yang pernah mencicipi Pempek Sosis ini, buruan datang dan langsung mencoba jenis baru dari makanan khas Palembang ini.


Tag: Pempek Sosis

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

mlandhing 0 0
hm, sebenarnya isian sosis ini sudah banyak juga di jakarta... varian isi yang lain adalah keju.
Wahyu Budiyono 0 0
mlandhing: Bener, mbak.. Yang punya cerita kalo ada orang jakarta yang mengadaptasi pempek jenis ini.
nurrahman 0 0
baru tau malahan
Wahyu Budiyono 0 0
nurrahman: Ntar dicoba aja kalo ke Palembang, mas : )

Silahkan login untuk memberikan pendapat