Rusip, Dari Bangka Populer Di Palembang 3

Senin, 8 Feb '10 15:12

Kalau kita mendengar kata Terasi, maka yang akan terbayang adalah sebuah bumbu masakan yang terbuat dari Udang, berbentuk kotak, berwarna mulai dari abu-abu sampai merah dan berbau khas. Terasi sudah menjadi bumbu masakan utama bagi masyarakat Indonesia pesisir. Bumbu yang terbuat dari hasil fermentasi udang ini pun sudah bukan barang asing didapur masyarakat kita. Namun, masih banyak orang yang belum tahu kalau Terasi tidak hanya berasal dari Udang tapi bisa juga berasal dari ikan, baik ikan sungai maupun ikan laut. Di Palembang sendiri, terdapat setidaknya 3 jenis Terasi, yaitu: Terasi udang, Bekasem dan Rusip. Bekasem dan Rusip adalah jenis Terasi yang berasal dari ikan.

Lalu, apa yang membuat Bekasem dan Rusip berbeda dari Terasi? Yah, jelas lah... Pertama dari bahan bakunya dan kedua dari cara pembuatan dan ketiga dari hasil akhirnya. Nah, saya tertarik untuk menyoroti Berkasem dan Rusip.

Bekasem adalah terasi ikan yang sudah menjadi ciri khas masyarakat Palembang dan sekitarnya dan ada perbedaan antara Bekasem dan Rusip. Jika Bekasem menggunakan ikan sungai sebagai bahan baku, pada Rusip umumnya menggunakan ikan laut. Jika Bekasem menggunakan media Nasi sebagai sebagai bahan pengasam, pada Rusip menggunakan garam dan air.

Rusip sendiri keberadaannya di kota Palembang sudah cukup lama. Ini disebabkan, Bangka dan Belitung dahulunya merupakan masih bagian propinsi Sumatera Selatan sebelum memisahkan diri menjadi Propinsi Babel. Rusip berfungsi sebagai sambal sama seperti Tempoyak. Teman yang pas dalam menyatap Rusip adalah bersama lalapan daun singkong ditemani dengan ikan goreng dan nasi putih hangat. Ini menjadi nkmat jika di tutup dengan minuman seperti jeruk ataupun es teh.

Rusip yang belum diolah sebenarnya mudah dijumpai, jika kita pergi ke pasar tradisonal dan melihat sebuah sajian didalam botol yang berwarna abu-abu, cair dan terdapat buliran irisan ikan maka itu bisa dipastikan adalah Rusip. Biasanya Rusip dijual per botol seharga Rp. 3000,- sampai Rp. 15.000,- tergantung kualitas dan kuantitas Rusip itu sendiri. Ikan yang digunakan untuk membuat Rusip pun sebenarnya beragam. Ada yang terbuat dari ikan-ikan kecil yang bertulang lunak, tapi untuk Rusip kualitas nomor satu biasanya terbuat dari ikan Tongkol ataupun Tenggiri.

Di kota Palembang, Rusip dapat dijumpai di pasar-pasar tradisional seperti: Pasar Kuto, Pasar Perumnas, Pasar Gubah dan Pasar Kertapati. Rusip memang bukan sajian rumah makan tapi sajian rumahan dan untuk menikmatinya pun paling pas memang dirumah karena bisa diolah sesuai dengan selera, mau berasa pedas sedang ataupun dengan irisan cabe hijau yang banyak. Terserah Anda sebagai orang yang penasaran dengan sambal khas Bangka yang Populer di Palembang ini. Selamat mencicipi....   


Tag: Rusip

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

mlandhing 0 0
Wahyu Budiyono: rusip... berarti cair ya kalau bentuknya botolan... itu masih kudu dimasak lagi gitu atau gak sih? atau semacam dicampur saja dengan sambal gitu?
Wahyu Budiyono 0 0
mlandhing: Yaopz, dimasak dulu... Resep menyusul
mlandhing 0 0
Wahyu Budiyono: asik... aku tunggu tuh resepnya... sambal rusip... pepes rusip... apa lagi?

Silahkan login untuk memberikan pendapat