Kue Sagun, Kue Yang Berbentuk Tak Lazim 3
Kamis, 4 Feb '10 10:37
Satu lagi kue yang saya temukan dari desa Sukaraja adalah Kue Sagun. Kue yang oleh masyarakat sekitar juga disajikan dalam perhelatan adat didaerah setempat ini memiliki bentuk yang tidak lazim, yaitu berbentuk bubuk. Saya sempat heran mengapa kue berbentuk bubuk masih dikatakan sebagai sebuah jenis kue. Ini lah yang membuat pertanyaan saya tersebut dijawab langsung oleh Pak Hayat, yang waktu kami sedang berbincang-bincang sore dirumah panggung beliau. Menurut beliau, masyarakat setempat sebenranya tidak mengenal pakem untuk menamakan sebuah jenis makanan. Dan inilah juga yang menjadi salah satu ciri masyarakat Sumatera Selatan yang sering sekali memberi nama sebuah makanan terkesan asal tabrak.
Kue Sagun berbentuk putih bubuk dan berbahan dasar tepung beras. Tradisi masyarakat setempat dalam menyantap kue ini dengan cara menggunakan sendok kecil lalu langsung memasukkan ke mulut, diemut-emut dan ditelan. Kue ini menjadi kue favorit para lansia yang memang sudah agak susah menguyah kue dengan tekstur yang sedikit keras.
Masih dari sumber yang sama, kue Sagun memiliki komposisi sebagai berikut:
- Tepung Beras
- Kelapa parut yang disangrai sebentar/sedikit kering
- Gula secukupnya
Cara pembuatannya pun cukup sederhana, tepung Beras dikukus lalu dicampur dengan kelapa sangrai lalu masukan gula lalu disangrai sampai gula larut.
Namanya juga kue kampung jadi cara pembuatannya pun jarang sekali menggunakan takaran angka melainkan ukurang gelas atau sekedar kira-kira saja.
Bila Anda berjodoh dengan gadis Sukaraja, kue Sagun menjadi kue wajib sebagai hantaran atau tanpa kue ini hantaran Anda bisa saja ditolak. Itu menurut mereka.
Tag: Kue Sagun
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
mlandhing: Renyah Gurih

Komentar:
bte, serius tepung berasnya dikukus dulu? gak menggumpal malahan ya?
nurrahman: Yaps, di Palembang juga ada namanya keu sagon tapi di daerah Sukaraja bentuknya bubuk begini
Silahkan login untuk memberikan pendapat