Pa'piong - seni memasak dalam bambu 9

Senin, 18 Jan '10 09:29

Sudah pernah makan lemang? Itu lho makanan dari Sumatera, yang beras dimasak di dalam bambu? Kalau udah, rasanya legit kan? Yang belum, harus cari..hehe.

Di Toraja, tempat asal saya, ada lemang juga. Tapi di sana dinamain Piong. Disamping itu, ada lagi namanya Pa'piong. Sama-sama dimasak di dalam bambu, tapi bedanya Pa'piong ini sejenis lauk. Pa'piong merupakan masakan yang terdiri atas daun miana (Coleus blumei. benth) dicampur dengan daging atau ikan. Biasanya di Toraja menggunakan daging babi (maaf) atau daging ayam kampung atau ikan mas. Daun miana ini berwarna ungu dan rasanya agak pahit (kalau di Toraja disebutnya bulu nangko). Kabarnya daun ini bisa digunakan sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan batuk. Selain daun miana, biasanya digunakan batang muda pisang kepok yang dicacah. Kalau ini, sebutannya Pa'piong burak.

Cara memasaknya cukup sederhana. Semua bahan dicampur, lalu ditambahkan bumbu dasar rajangan bawang merah dan bawang putih, garam, potongan jahe, dan batang serai untuk menghilangkan bau amis. Setelah semua tercampur, lalu dimasukkan ke dalam bambu dan dibakar. Aroma bagian dalam bambu yang terbakar itu yang bikin masakannya tambah enak. Mamaku pernah memasaknya di wajan, tapi rasanya ga senikmat yang dimasak di dalam bambu.

Pa'piong biasanya dijumpai kalau ada acara khusus atau pesta.  Jika ada pesta di Toraja, rasanya kurang lengkap kalau tidak ada Pa'piong ini. Jadi, kalau ke Toraja, jangan lupa cicipi makanan ini ya...(tapi jangan lupa tanyakan dulu isinya pake apa).

 

Gambar : cara memasak Pa'piong dalam bambu dengan dibakar 


Tag: Toraja, Pa\'piong, memasak dalam bambu

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

Herman Saksono 0 0
Ini keren banget.

Temenku juga pernah masak ayam bambu, khas NTT. Enak banget, ayam jadi juicy karena tidak banyak air yang menguap. Di bangsa lain ada nggak sih teknik memasak seperti ini?

Kalau nggak ada, ini musti diproteksi. : D
mlandhing 0 0
Herman Saksono: hehehe, cara proteksinya dipegimanain tuh... pakai dipatenkan yo?

kayaknya yang masaknya pakai bambu, mirip-mirip gini ada... china, thailand dan vietnam kayaknya punya masakan yang modeldi bakar atau di steam di dalam bambu.

desty: daun miana itu kan bayam merah kan ya? baru tahu aku kalau bisa dipakai untuk bumbu masak.
desty 0 0
mlandhing : beda mbak dg bayam merah. daun miana ini warnanya ungu. termasuk tanaman perdu jg sih. coba di-googling aja buat liat gambarnya.
mlandhing 0 0
desty: eh, beda ya? habis, bentuknya mirip-mirip sih... makanya heran, soalnya setahuku bayam-bayaman merah agak beracun bukan?
ibhe 0 0
desty: Ah.. aku belum pernah makan lemang! jadi penasaran rasanya kayak apa.. kalo di Jakarta yang jual lemang atau Pa'piong ini dimana mbak?

oia.. salam kenal!
mlandhing 0 0
ibhe: coba aku jawab ya mas... nanti biar desty nambahin kalau pas online... lemang ini bisa di dapat di dekat-dekat area ps senen... dari jalan arah cempaka putih, belok ke arah kramat itu... sebelah kiri jaln kalau sore banyak tuh lemang-lemangan.
desty 0 0
ibhe: kalau lemang udah dijawab ama mbak mlandhing. soal pa'piong kayaknya di jakarta ga ada yang jual. saya sih biasanya ketemu kalau pas ada acara hajatannya orang toraja rantau yang ada di jakarta saja... : D
ibhe 0 0
mlandhing: Pasar senen yah? hmmmm oke trims infonya mbak.

desty: waduh,kalo gitu pertanyaan saya salah dong ya? harusnya "ada berapa banyak orang toraja rantau di jakarta?" hahaa..
mlandhing 0 0
ibhe: bhe, gimana kalu kita bikin sendiri saja? aku sih pengen bikin, cuma kok ragu soal daun miana-nya itu... takut salah dengan bayam merah... hehehe

desty: dekatmu situ ada daun miana nggak? petik gih, pengen nyoba nih!

Silahkan login untuk memberikan pendapat