Nasi Goreng Bakar Bertekanan 7

Jumat, 1 Jan '10 16:30

Menu nasi goreng saat ini pastinya sudah sangat banyak bertebaran di kota-kota seantero Indonesia. Di Semarang pun tidak kalah banyak warung maupun resto yang menyajikan menu nasi goreng.

Namun ada satu warung makan di Semarang yang menyajikan menu nasi goreng yang berbeda dari yang pernah saya temui sebelumnya. Nama warung ini adalah Nasi Goreng Bakar Bertekanan Mr.Puencheng.

Warung makan ini saya temui saat saya kelaparan mengantar istri ke daerah Tlogosari Semarang. Karena penasaran (dan tentu juga kelaparan) dengan namanya akhirnya saya mencoba mencicipi menu nasi goreng tersebut.

Menurut salah satu pegawai disana, dinamakan nasi goreng bertekanan karena pada saat pembakaran nasi goreng tersebut menggunakan tekanan gas yang lumayan tinggi. Dimana manfaatnya adalah untuk menurunkan kadar kolesterolnya.

Saya kemudian memesan menu nasi goreng bakar komplit, dimana isinya adalah irisan daging sapi, kambing, dan seafood (udang goreng). Dan disajikan dalam sebuah nampan kecil terbuat dari anyaman bambu dengan diberi alas daun.

Untuk rasa menurut saya lumayan, tapi sayang nasi goreng ini disajikan dalam kondisi yang tidak panas, sehingga mengurangi nafsu makan saya.

Untuk menu lainnya, di warung ini tersedia kwetiau goreng, kwetiau kuah, mie goreng, mie kuah dan masih banyak lagi. Harga masakan mulai dari Rp.6.000-Rp.8.000 cukup untuk kantong pelajar dan mahasiswa yang memang banyak terdapat di kompleks Tlogosari ini.

Satu lagi informasi, warung ini juga membuka franchise bagi yang ingin membuka usaha warung nasi goreng.

Informasi bisa di dapatkan melalui websitenya  http://www.nasigorengbakar-mrpuencheng.com


Tag: nasi goreng bertekanan

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

Dony Alfan 0 0
makanan yang unik
mlandhing 0 0
huadhuh... kok tidak panas... apa enaknya mas? mereka tidak mengolahnya di tempat ya?
maknyos 0 0
enak mergo kelaperan...: D ngolah tetap di tempat kok, cuman sperti sudah dimasak sebelumnya
mlandhing 0 0
maknyos: oh jadi cuma diangetin gitu ya... hm... *mikir*
nurrahman 0 0
harga merakyat, cocok untuk kantong saya...dan diliat dari bentuknya lebih baik dikasih nama berantakan, jgn bertekanan, heheheh
(yummy)
maknyos 0 0
nurrahman: hahah sempet moto nya setelah diberantakin mas : D
Wahyu Budiyono 0 0
Ngejual banget namanya, mas.... Muantabz

Silahkan login untuk memberikan pendapat