Martabak Haji Abdul Rozak 4

Senin, 28 Des '09 20:54

Martabak Haji Abdul Rozak atau lebih dikenal dengan Martabak HAR adalah salah satu kuliner yang sudah menjadi merek dagang di kota Palembang. Dipopulerkan oleh Haji Abdul Rozak yang berdarah India Arab.

Martabak ini sudah ada di Palembang lebih dari 50 tahun. Makanan yang berbahan dasar gandum, telur dan kuah kari sapi ini memang bukan makanan asli kota Palembang, tapi merupakan salah satu makanan yang merupakan hasil dari perkembangan budaya kota Palembang yang memang dipengaruh dari beberapa etnis besar di kota ini, yaitu: Melayu, Cina, Arab dan India. Etnis Cina, Arab dan Arab banyak mempengaruhi cita rasa kuliner Palembang, yang bisa dilihat dari berbagai kombinasi makanan seperti, percampuran antara makanan yang dibuat dengan cara direbus lalu dipadukan dengan kuah santan. Ambil contoh Celimpungan dan Laksan.

Martabak HAR merupakan makanan menengah yang merupakan kombinasi antara roti dan kari. Kulit kalis yang membungkus telur Ayam / Bebek lalu dituang dengan kuah kari Sapi dan ditambah dengan saus cuka khas yang terdiri dari rajangan cabe hijau dan kecap asin. Banyak martabak dengan tampilan dan rasa serupa, tapi Martabak HAR adalah martabak yang sudah memiliki nama dan pengaruh besar di Palembang. Memiliki adonan kalis kulit martabak yang lebih gurih dan renyah dari yang lain, kuahnya pun lebih berasa khas dan punya citra kuat, kental, gurih, bumbu kari yang sangat terasa tapi lembut, potongan kentang dan campuran daging dan lemak sapi yang semakin memberikan cita rasa asli Martabak HAR.

Saat ini, Martabak HAR telah memiliki lebih dari 5 cabang di kota Palembang saja. Ciri ASLI dari Martabak HAR adalah terpajangnya foto Haji Abdul Rozak di tempat penjualan martabak ini dan biasanya tempat usaha dikelola oleh keluarga dari Haji Abdul Rozak itu sendiri.

Di Jl. Jend. Sudirman sendiri terdapat tidak kurang dari tiga toko martabak yang kesemuanya memiliki standarisasi rasa yang sama. Salah satu tokonya bahkan tidak hanya menjual martabak tapi juga menjual beberapa menu khas makanan India dan Arab. Yaitu, toko yang terletak didekat simpang Sekip.

Martabak HAR paling laris pada bulan Ramadhan sebagai makanan untuk berbuka puasa. Di hari biasa, Martabak HAR paling enak disantap pada waktu pagi hari sebagai menu sarapan dan minuman yang paling pas untuk menutup santapan pagi ini adalah segelas teh manis hangat. Dengan merogoh kocek sebesar Rp. 10.000,- Anda sudah bisa menikmati satu porsi makanan bercitarasa Arab India ini.   


Tag: martabak, palembang

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

Dony Alfan 0 0
Drooling!!! Eh isinya apa aja, cuma telor thok?
maknyos 0 0
top markotop
Asti Rahman 0 0
Ini nih yang dari dulu pengen saya coba.. Penasaran abis! Tapi di Bandung belum ada cabangnya sih.. Ngeces dulu aja ah..
Wahyu Budiyono 0 0
# Mas Dony
Iya, mas.. Cuma telor tok...

Silahkan login untuk memberikan pendapat