Burgo, Saudara Kembar Dari Lakso 2

Jumat, 25 Des '09 22:04

Kali ini, saya akan menulis tentang sebuah makanan yang bisa dikatakan sebagai saudara kembarnya Lakso. Burgo adalah makanan yang sama seperti Lakso yang terbuat dari tepung beras. Tapi, walaupun serupa tapi ada saja yang tak sama.

Burgo memiliki kuah yang berwarna putih dan berasa sedikit lebih ringan dari kuah Lakso. Karena, pada kuah Burgo tidak adanya Kunyit dan Temuh Puh. Walau masih menggunakan santan, tapi rasa kuah dari Burgo memang terasa jauh lebih ringan dan tidak terlalu menendang seperti kuah Lakso.

Tadi pagi, saya mencoba untuk mengawali hari saya dengan sarapan Burgo. Ternyata, setelah sekian lama saya merasa seperti dibawa ke masa lalu dimana masih banyak penjual Lakso dan Burgo yang berkeliling di komplek tempat saya tinggal. Ada seorang nenek yang waktu itu berusia sekitar 72 tahun yang selalu menjual Lakso dan Burgo. Dan menurut saya sarapan Burgo pagi ini tidak seenak dengan Burgo yang beliau jajahkan.

Maka, dengan kesimpulan itu pun saya mencoba bertanya dimana lokasi makan Burgo yang enak di Palembang dan ternyata saya diberitahu bahwa di pasar Kuto di warung Haji Anang adalah penyedia Burgo yang enak dan Gurih. Dan saya juga mendapatkan bocoran harga per porsinya yaitu berkisar Rp. 3.500,-. Saya pun ingin memastikan kalau Burgo yang dijual disana adalah Burgo yang lebih gurih dari ini. Dan sang pemberi rekomndasi pun meng-iya-kan dengan tegas.

Burgo yang saya cicipi tadi pagi saya dapatkan dari penjual yang keliling kampung tempat sepupu saya tinggal diderah Plaju. Dan memang daerah Plaju adalah salah satu kawasan yang masih banyak menjual Burgo dan lakso keliling dengan harga yang sangat terjangku yaitu Rp. 1.500,- per porsi.

Dan sebelum memulai tulisan ini pun, saya sudah mendapatkan janji untuk bertemu seorang teman yang ingin mentraktir say diwarung Haji Anang pukul 6.30 pagi. Dan ini kesempatan langka...:)


Tag: Burgo

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

mlandhing 0 0
hm, mungkin nuansanya di jakarta mirip kalau kita sarapan dengan ketupat sayur itu ya... kalau soal rasa, berarti ini nggak pedas kan ya mas wahyu?
Wahyu Budiyono 0 0
Gak pedes, mbak.. Cuma ada sambelnya kalo mau dijadiin pedas...

Burgo sama Lakso juga beda bentuk walau sama-sama dari tepung beras. : )

Silahkan login untuk memberikan pendapat