Lakso, Sajian Saat Hajatan 4
Kamis, 24 Des '09 21:04
Laksa? Ya, ini Laksa bukan Laksan. Laksa adalah salah satu kuliner yang ada di kota Palembang yang sering sekali disajikan pada acara Hajatan seperti: Yasinan, Ruwatan ataupun Selamatan. Makanan ini terbilang cukup meriah, karena biasanya disajikan bertepatan pada makan malam.
Saya baru saja melihat sajian Laksa disalah satu acara Yasinan yang baru saja saya ikuti, kebetulan yang punya hajat adalah orang palembang. Beliau mengatakan bahwa, Laksa merupakan makanan yang sangat pas disajikan pada malam hari karena Laksa adalah makanan yang disajikan dalam keadaan hangat. Cocok untuk para tamu yang ingin menghangatlan badan sekaligus kenyang.Orang Palembang menyebutnya Lakso
Dikalangan masyarakat Palembang, ada 1 lagi saudara sekandung dari Laksa / Lakso. namanya Burgo. Kedua makanan ini sebenarnya bukan asli dari Palembang tapi merupakan makanan yang datang dari tradisi hubungan sosial kemasyarakatan antara masyarakat Palembang yang berdagang dengan masyarakat pendatang dan usianya pun sudah lebih dari 1 abad yang lalu. Disaat saya berkesempatan keluar kota Palembang, di salah satu dusun yang sedang mengadakan hajatan, ternyata Laksa / Lakso jadi makanan favorit untuk disajikan dalam acara sejenis.
Di Palembang, Laksa / Lakso telah mengalami sedikit banyak perubahan. Laksa / Lakso Palembang lebih berani menggunakan santan kental, berkuah lebih merah atau kuning ini karena kunyit turut ditambahkan kedalam campuran bumbu kuah dan kemudian ditambahkannya Temuh Puh dan Ketumbar sebagai penguat rasa.
Di Palembang, makanan ini banyak dijual di Pasar Cinde, Pasar Gubah 26 Ilir dan Pasar Kuto. Dikarenakan ketiga lokasi tersebut adalah lokasi dimana masyarakat Palembang asli masih banyak bermukim. Harga yang bisa didapat untuk satu porsinya berkisar antara Rp. 2.500,- sampai Rp. 3.000,-. Murah kan... Tapi ingat, hanya pagi hari...
Tag: Lakso
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
mlandhing: Renyah Gurih
-
maknyos: Renyah Gurih
-
Dony Alfan: Manis Deh

Komentar:
Barengin pake buah, mas...
#mlandhing
Memang Lakso itu ya bawaan dari bangsa arab dan melayu waktu berdagang ke kota Palembang sekitar abad ke 5. Makanya rada mirip mirip gitu, mbak...
Silahkan login untuk memberikan pendapat