Tongseng Buntel dari Warung Min Sinthung 2

Jumat, 4 Des '09 02:17

Kuah kentalnya yang nyamleng

Kalau Anda mencari sentra sate kambing di Solo, coba mampir ke Daerah Pasar Kliwon. Di sini tak terhitung lagi berapa banyak warung sate kambing yang ada. Pasar Kliwon terkenal sebagai kampung Arab di Solo, kesukaan warga Arab untuk menyantab menu daging kambing mungkin ikut mempengaruhi banyaknya warung sate kambing di Pasar Kliwon.

Salah satu warung yang cocok di lidah saya adalah warung sate kambing Min Sinthung, sudah sejak kecil saya sering diajak makan orangtua di sini. Dari dulu, tempatnya tak berubah, hanya warung kaki lima sederhana dengan tiga meja berukuran sedang dan beberapa kursi plastik. Warung Sinthung terletak di daerah Katangan, Pasar Kliwon, tepatnya seberang Masjid Riyadh.

Menu favorit di sini adalah sate dan tongseng buntel, berbeda dengan tongseng yang umumnya kaya kuah, tongseng yang ditawarkan di warung Min Sinthung kuahnya tidak melimpah dan sangat kental. Tongseng di sini memang dimasak agak lama agar kuahnya menyusut dan mengental. Sebelum dimasak menjadi tongseng, daging kambing buntel lebih dulu dibakar sebentar. Kalau mau lebih pedas, pengunjung bisa memesan tongseng dengan ekstra cabai, dijamin kringetan, hehe. Empuknya daging kambing buntel memang memanjakan gigi, gigi tak perlu banyak bekerja keras mengunyah. Kuahnya yang kental benar-benar nyamleng di lidah.

Satu porsi tongseng buntel, lengkap dengan nasi putih dan teh manis, harganya Rp 13.000. Porsinya memang tak terlalu banyak, tak terlalu bikin kenyang, tapi pas dan nyaman di perut. Seperti kata petuah, berhenti makan sebelum kenyang.

Warung yang sekarang sudah dikelola oleh generasi ketiga ini menghabiskan dua ekor kambing setiap harinya, kambingnya pun pilihan dan hasil sembelihan sendiri. Warung Min Sinthung buka dari jam 10.00-1700 WIB, tapi kalau pas ramai, jam 2-3 siang biasanya sudah habis.

 

Telp. 0271-648356 / 0818251995


Tag: solo, tongseng, sate, kambing, sate buntel, tongseng buntel

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

maknyos 0 0
kapan ya bisa ke solo lagi
mlandhing 0 0
maknyos: ayo... bareng aku aja... yang diatas itu biking ngiler aku soalnya... : D

Silahkan login untuk memberikan pendapat