Japanese Food Pak Warto 31 4

Selasa, 17 Nov '09 02:37

Cita rasa masakan Jepang ala kaki lima

Di daftar menunya tertulis Tempura, Teriyaki, Yakiniku, dan Katsu, tapi jangan salah, ini bukan HokBen yang terkenal itu. Menu-menu itu ditawarkan oleh warung Japanese Food Pak Warto 31, satu-satunya warung masakan Jepang kelas kaki lima di Kota Solo.

Tampak dari luar, warung yang terletak di jalan Supomo, samping Pengadilan Negeri Solo ini memang sederhana. "Memang warungnya sederhana, tapi kalau menurut banyak pelanggan, rasanya nggak kalah dengan yang dijual di mall-mall itu, dan yang jelas harganya lebih terjangkau" ujar ibu Gemi, pengelola warung. Warung ini dikelola oleh ibu Gemi bersama Pak Warto, suaminya, sebagai juru masak.

Pak Warto mendapatkan keahlian memasak masakan Jepang saat menjadi koki di salah satu restoran masakan Jepang di Jakarta. Lalu dia mencoba peruntungannya dengan membuka warung masakan Jepang kaki lima di Jakarta, dan bertahan hingga 20 tahun. Sampai akhirnya dia memutuskan pulang ke Solo, dan membuka warung yang sama di Solo. Meskipun baru berdiri sejak 3 tahun lalu, warung ini sudah memiliki banyak pelanggan setia dari berbagai kalangan. Saat jam makan malam, kadang pengunjung harus rela antri.

Jangan ragu soal kehalalannya, "Kami sama sekali tidak memakai sake dan daging babi, jadi dijamin halal," ungkap ibu Gemi. Rasa masakan Jepang di warung Japanese Food Pak Warto 31 juga sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Namun, ada satu bahan yang tetap dipertahankan, dan tidak bisa digantikan, yakni Kikkoman alias kecap Jepang. Kikkoman digunakan untuk membuat kuah maupun saus. Menurut penuturan pak Warto, kecap ini di Solo tidak ada yang jual, dia biasa membeli Kikkoman yang asli di Jogja atau Semarang.

Soal harga? Murah! Untuk makanannya mulai dari Rp 6.000 hingga Rp 14.000. Warung Japanese Food Pak Warto 31 buka dari jam 17.00-22.00 WIB.


Tag: solo, jepang, Tempura, Teriyaki, Yakiniku, Katsu, masakan Jepang, kaki lima, Japanese Food Pak Warto, Kikkoman

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

Herman Saksono 0 0
Weleh, mosok Solo ndak ada Kikkoman.
mlandhing 0 0
Herman Saksono: iya, baru mau nyeletuk itu... tapi mosok kita mau ngeyeli yang sudah malang melintang jualan tho... : p

btw, kayaknya kok menarik untuk dicoba...
Dony Alfan 0 0
Herman Saksono: Kikkoman yang 'asal' sih ada, mereka pernah pakai itu, walhasil pelanggan pun komplain
potretkaca 0 0
kalo menurut subjektivitas saya, nendang banget lah,

hot from the pan.. panas jek, harganya tidak terlampau mahal pula, standar lah

pokoke, mantabjaya

Silahkan login untuk memberikan pendapat