Pecel Semanggi Surabaya 1
Rabu, 30 Sep '09 15:36
Pas mudik Lebaran ke Surabaya beberapa waktu yang lalu, saya berkesempatan mencicipi kembali beberapa makanan khas yang kini agak sulit ditemukan. Salah satu makanan ini adalah Pecel Semanggi.
Makanan ini konon sudah hampir punah karena rata-rata penjualnya adalah ibu-ibu paruh baya yang berdagang keliling dengan menyunggi besek berisi bahan-bahan pecel. Kendala utama sih di faktor bahan dasarnya, yaitu daun semanggi.
Konon makanan ini juga sudah merambah restoran dan hotel-hotel, namun menurut saya, lebih mantab kalo kita mencicipinya langsung dari penjual tradisional.
Seperti namanya, pecel ini berbahan dasar daun semanggi (Marsilea crenata) yang direbus dan disajikan dengan kecambah rebus kemudian disiram bumbu yang terbuat dari ketela rambat atau ubi jalar (Ipomoea batatas) yang direbus dan dicampur gula jawa, garam, terasi, petis udang (makanya warna bumbunya berwarna hitam), sedikit kacang tanah, dan cabai.
Pecel ini disajikan tanpa nasi, hanya sayur semanggi dan kecambah disiram bumbu yang disajikan di dalam pincuk daun pisang. Untuk memakannya, kita wajib dan fardhu menggunakan kerupuk puli yang terbuat dari beras (di beberapa daerah di Jawa kerupuk ini disebut dengan kerupuk gendar) untuk memakannya.
Kerupuk puli ini berfungsi menggantikan sendok. Kalo cara saya makan, kerupuk dicuil kemudian cuilan ini digunakan untuk menyendok sayur dan dimakan bersama. Kerupuk ini sangat lebar sehingga kita harus berhati-hati membawanya supaya tidak jatuh (karena biasanya disajikan di samping pecel).
Secara penampilan, pecel semanggi memang "kurang menggiurkan", namun secara rasa, woohh! Seddap!!
Ingin tahu cerita lengkapnya? kunjungi blog jengjeng matriphe!
Tag: pecel, semanggi, surabaya
Terkait:
-
Kursus Praline di SURABAYA
Kamis, 22 Mar '12 01:27 -
Pecel Kawi Yang Tak Seperti Dulu Lagi
Senin, 19 Apr '10 15:32 -
Pecel Ndeso - The Recipes
Rabu, 16 Des '09 14:10
Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat