Menu Elek-elekan Harjo Bestik 2

Rabu, 9 Sep '09 18:02

Di Sala (orang terbiasa mengucapkan dengan kata Solo), tepatnya di sebelah timur perempatan Pasar Kembang, terdapat warung tenda yang lumayan kesohor. Harjo Bestik, namanya. Beragam menu tersaji, selain bestik lidah sapi sebagai dagangan unggulan. Satu-satunya jenis makanan yang tidak ditampilkan pada daftar menu bernama Elek-elekan.

Elek-elekan berupa pangkal lidah yang digoreng kering. Gurih dan crispy. Enak disantap bersama nasi putih, nasi goreng atau mie goreng yang tersedia pula di sana. Soal kenapa dinamai Elek-elekan, saya tidak tahu persis alasannya. Mungkin diambil dari maknanya, yakni yang serba jelek alias sisa-sisa, sehingga dinamai demikian. Karena 'barang sisa' pula, mungkin, menu itu tak dicantumkan di daftar.

Pertama saya mengenal nama menu itu justru dari biang keplek ilat, Butet Kartaredjasa. Saat itu, usai tampil sebagai pembicara di rumah dinas walikota, Butet mengajak kami makan di sana. Semula, saya mengira ia akan memesan bestik (dari kata beefsteak) lidah saja, yang terbukti kemudian keliru. Butet hanya menyantap sedikit nasi putih dengan lauk Elek-elekan, sambil bertutur panjang lebar mengenai salah satu makanan kesukaannya di Sala itu. (Ah, ternyata dia sangat tahu tentang jajanan di Sala).

Elek-elekan, juga nasi goreng dan risol goreng bisa menjadi makanan alternatif bagi yang tak suka rasa manis. Sebab, hampir semua jenis bestik di sana disajikan berkuah dengan kecap manis dan minyak sayur mendominasi rasa. Jangan ragu, makanan di sana masuk kategori halal sehingga nyaman bagi Anda yang puritan beragama.

elek-elekan

Suasana Sala juga bisa dirasakan dengan kehadiran kelompok musik keroncong yang setia menghibur pengunjung setiap harinya. Mulai langgam Jawa klasik hingga lagu-lagu Indonesia terkini bisa dilantunkan mereka. Anda cukup membayar seikhlasnya, tergantung kepuasan yang diperoleh.

Jangan ragu, semua makanan dijual mulai harga Rp 9.000 hingga Rp 12.000-an. Tak mahal untuk ukuran masakan selezat sajian Harjo Bestik.

Tulisan ini sudah dipublikasikan pada Pebruari 2008 di sini


Tag: lidah, bestik, elek-elekan, harjo bestik

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

mlandhing 0 0
wehhh, salam nggo mas butet yo...

ajak dia kesini dong, biar energinya yang luarbiasa buat bercerita itu lebih mendapatkan tempat disini.
kucingsapi 0 0
wahhhh patut di coba itu mas... : )

Silahkan login untuk memberikan pendapat